2018, Lakalantas di Toraja Sebanyak 152 Kasus, 34 Meninggal Dunia

Wilayah hukum Polres Tana Toraja meliputi Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel).

2018, Lakalantas di Toraja Sebanyak 152 Kasus, 34 Meninggal Dunia
TRIBUN TIMUR/FIKRI ARISANDI
Simulasi penanggulangan Lakalantas di Lapangan samping lapangan pemuda Bulukumba, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan TribunToraja.com, Risnawati

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Jumlah kasus kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di wilayah hukum Polres Tana Toraja sepanjang tahun 2018 sebanyak 152 kasus.

Wilayah hukum Polres Tana Toraja meliputi Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Selama tahun 2018, ada 152 kasus lakalantas, terdiri dari yang meninggal dunia sebanyak 34, luka ringan 118, sedangkan luka berat nihil," ujar Kasatlantas, AKP Tanri Abeng, Rabu (02/01/2019).

Baca: Ibu Muda di Luwu Utara Diringkus Polisi Usai Curi HP

Baca: TERUNGKAP Alasan Adik Olga Syahputra Jadi Tukang Parkir, Gini Perlakuan Billy Syahputra ke Adiknya

Baca: Anugrah Pratama Syaifuddin Zikir Bersama Warga Kompleks Baruga Raya Antang

Baca: Anugrah Pratama Syaifuddin Zikir Bersama Warga Kompleks Baruga Raya Antang

Baca: Siang Ini Luwu Diprediksi Hujan Intensitas Sedang

Baca: Pagi Ini Selayar Berawan, Waspada Tinggi Gelombang

Baca: LINK Pengumuman 32 Instansi Hasil Akhir Kelulusan CPNS 2018, Cek Nama & Nomormu atau Kabari Saudara

Baca: Profil Doni Monardo, Eks Jenderal Kopassus Ditunjuk Presiden Jokowi Jadi Kepala BNPB yang Baru

Baca: Deretan Ponsel Ini Tak Bisa Lagi Gunakan WhatsApp, Salah Satunya iPhone, Segera Cek HP Kamu!

AKP Tanri Abeng mengatakan, terjadi peningkatan jumlah lakalantas di tahun 2018 sebab, tahun 2017 ada 135 kasus yang diantaranya 28 orang meninggal dunia, luka ringan 205.

"Umur produktif korban lakalantas yaitu 16-30 tahun, dibawah umur kurang lebih 30 persen," tambahnya.

Dikatakan Tanri, lokasi-lokasi lakalantas sering dilakukan patroli oleh personil Satlantas hingga melakukan razia di jalan.

"Akibat terjadi lakalantas selama ini karena faktor kelengkapan kendaraan, sehingga tidak terpantau oleh pengendara, juga karena faktor lingkungan sebab ada lokasi yang tidak didukung penerangan di jalan," tutupnya. 

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

Baca: Hasil Liga Inggris - Manchester City Terdepak dari Posisi Puncak Digantikan Tottenham Hotspur

Baca: VIDEO: Wae Tomboe Balangriri Bulukumpa Jadi Pilihan Libur Tahun Baru Warga

Baca: Awal 2019 di Makassar, dari Tawuran Warga Hingga Awan Aneh

Penulis: Risnawati M
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved