Waspadai Virus dan Bakteri di Terompet Tahun Baru

Momen tahun baru menjadi lahan bagi penjualan terompet yang kebanyakan di jajakan di pinggir jalan.

Waspadai Virus dan Bakteri di Terompet Tahun Baru
sanovra/tribuntimur.com
Perajin menyelesaikan pembuatan terompet di industri rumahan di Jl Cendrawasih V, Mariso, Makassar, Minggu (23/12). Para perajin terompet sedikitnya menerima ribuan pesanan terompet dan topi tahun baru dari sejumlah Hotel di Makassar untuk merayakan malam pergantian tahun, terompet tersebut dijual Rp3.000-10.000 perbuah dan Topi tahun baru di jual dengan harga Rp8.000 peh buah. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE-Momen tahun baru menjadi lahan bagi penjualan terompet yang kebanyakan di jajakan di pinggir jalan.

Bagi orangtua pun diharapkan agar berhati-hati bila membelikan terompet putra-putrinya karena ternyata merupakan sarang virus dan bakteri.

Dokter spesialis anak RSUD Andi Makkasau Parepare, dr Yulianty Mochtar, menuturkan ada sejumlah penyakit yang bisa dipicu karena virus dan bakteri ini.

Jelang Tahun Baru, Pedagang Terompet Mulai Ramai
Jelang Tahun Baru, Pedagang Terompet Mulai Ramai (HANDOVER)

"Seperti Infeksi Saluran Pernafasan (Ispa), diare, Morbili dan TBC,"ujarnya.

Yuli pun mengimbau kepada para orangtua agar selektif dalam membelikan mainan kepada anaknya khususnya terompet.

"Jangan biarkan anak meniup terompet apalagi yang tidak ditahu proses pembuatannya. Apalagi yang ditiup berpindah-pindah dari mulut ke mulut,"tambah Yuli.(*)

Penulis: Mulyadi
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved