Kriminalitas Meningkat di Kabupaten Wajo Sepanjang 2018

Angka kriminalitas pada 2018 di Kabupaten Wajo meningkat sekitar 16%, dibanding tahun sebelumnya.

Kriminalitas Meningkat di Kabupaten Wajo Sepanjang 2018
TRIBUN TIMUR/HARDIYANSYAH ABDI GUNAWAN
Kasi Propam Polres Wajo, Ipda Makmur, Kasat Reskrim Polres Wajo, Iptu Sigit Santoso, Kapolres Wajo, AKBP Asep Marsel, Kasatres Narkoba Polres Wajo, AKP Suardi, dan Kasat Lantas Polres Wajo, AKP Muhammad Tamrin saat menggelar jumpa pers di Mapolres Wajo, Senin (31/12/2018). 

Laporan wartawan TribunWajo.com, Hardiansyah Abdi Gunawan

TRIBUNWAJO.COM, WAJO - Angka kriminalitas pada 2018 di Kabupaten Wajo meningkat sekitar 16%, dibanding tahun sebelumnya. Hal tersebut berdasarkan laporan polisi yang masuk di seluruh polsek sejajaran Polres Wajo serta Satuan Reserse kriminal sendiri.

Pada 2017 lalu, laporan polisi terkait tindakan kriminal berjumlah 852, sedang pada 2018 angka tersebut mencapai 1.012 kasus.

Meski angka kriminal meningkat, angka pengungkapan dan penyelesaian kasus tersebut pun diklaim meningkat. "Penyelesaian meningkat, tahun 2017 penyelesaian kasus sebanyak 530, untuk 2018 penyelsaian kasus 752," kata Kapolres Wajo, AKBP Asep Marsel, saat menggelar jumpa pers di Mapolres Wajo, Senin (31/12/2018).

Kasus yang paling banyak adalah kasus tindak pidana penganiayaan. Angkanya mencapai 182 kasus di tahun 2018, yang sebelumnya di tahun 2017 cuma 167.

Lebih lanjut, AKBP Asep Marsel menyebutkan, ada beberapa kasus menonjol yang acap ditangani Polres Wajo

"Di antaranya adalah kasus pembuhan atau anirat, curat, curanmor adan curwan," sambungnya.

Kasus pembuhunan atau penganiayaan berat (anirat) di 2018 sendiri tercatat, ada 11 laporan polisi dan cuma 7 yang baru selesai. Untuk kasus pencurian dengan pemberatan sendiri, tercatat ada 38 laporan polisi dan 21 kasus yang selesai. Untuk pencurian kendaraan bermotor di Kabupaten Wajo, tercatat ada 49 laporan polisi dan cuma 29 kasus yang selesai. Sementara, untuk pencurian hewan ternak, tercatat ada 22 laporam polisi, tapi hanya 7 kasus yang selesai.

Masih banyak pekerjaan rumah untuk Satuan Reskrim Polres Wajo tahun berikutnya. Mengingat, Kasat Reskrim Polres Wajo saat ini, Iptu Sigit Santoso bakalan bertugas di Direktorat Kriminal Khusus Polda Sulsel dan akan digantikan oleh seorang perwira pertama dari Polres Sidrap, AKP Anita.

Jika tahun 2017 lalu, persentase penyelesaian kasus kriminal di Polres Wajo sekitar 63% dari 825 laporan polisi, tahun ini naik menjadi 74% dari 1012 laporan polisi. Meski ada peningkatan persentase, angka tersebut seolah bukanlah prestasi, mengingat angka kriminalitas juga meningkat 16%. Jadi, pekerjaan besar bagi Kasat Reskrim Polres Wajo yang baru untuk menyelesaikan kasus-kasus yang belum terselesaikan.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved