3 Fakta OTT KPK di Kementerian PUPR, Kabar Buruk Pemerintahan Jokowi Jelang 2019

Kabar buruk, OTT KPK di Kementerian PUPR pada Jumat (28/12/2018) malam.

3 Fakta OTT KPK di Kementerian PUPR, Kabar Buruk Pemerintahan Jokowi Jelang 2019
KOMPAS.COM
Ilustrasi OTT KPK. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kabar buruk, OTT KPK di Kementerian PUPR pada Jumat (28/12/2018) malam.

Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan Operasi Tangkap Tangan atau OTT yang menyasar pejabat pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jumat (28/12/2018). 

Berikut ini Tribunnews.com merangkum fakta-fakta terkait OTT pada Kementerian PUPR:

1. 20 Orang Diamankan

Wakil Ketua KPK, Laode M Syarief membenarkan informasi adanya OTT di Kementerian PUPR.

Laode M Syarief menerangkan, giat OTT dilakukan sejak Jumat (28/12/2018) sore hingga malam di Jakarta.

Baca: Selamat! Selfi Soppeng Juara I DA Asia 4 atau Dangdut Academy Asia 4, Berikut Daftar Hadiahnya

"KPK mengkonfirmasi, benar ada kegiatan tim sore hingga malam ini di Jakarta sebagai bagian dari proses kroscek informasi masyarakat tentang terjadinya pemberian uang pada pejabat di Kementerian PUPR," ujar Laode kepada wartawan, Jumat (28/12/2018).

Laode menambahkan, dari OTT tersebut, lembaga antikorupsi mengamankan 20 orang.

Terdiri dari unsur pejabat PUPR dan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen).

"Dari lokasi diamankan 20 orang, yang terdiri dari pihak Kementerian PUPR dari unsur pejabat dan PPK sejumlah proyek yang dikelola Kementerian PUPR dan swasta dan pihak lain," katanya.

Halaman
123
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved