RS Unhas Buat Aplikasi Homecare Nyeri Kanker dan Paliatif

Menajemen Rumah Sakit (RS) Unhas terus berbenah. Kali ini RS Unhas mengenalkan aplikasi homecare nyeri kanker dan paliatif.

RS Unhas Buat Aplikasi Homecare Nyeri Kanker dan Paliatif
dr Nur Surya Wirawan MKes SpAn KMN
dr Nur Surya Wirawan MKes SpAn KMN

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR- Menajemen Rumah Sakit (RS) Unhas terus berbenah. Kali ini RS Unhas mengenalkan aplikasi homecare nyeri kanker dan paliatif.

Ialah dr Nur Surya Wirawan MKes SpAn KMN telah menciptakan aplikasi penuh manfaat tersebut. Aplikasi berbasis android yang melayani pasien 24 jam.

"Sebuah persembahan dari kami RS Unhas Untuk mengurangi penderitaan nyeri pada para Cancer Survivor,"kata dokter Nur, Kamis (24/12/2018).

Aplikasi yang bisa didownload di Playstore ini, memudahkan pasien mendapatkan pelayanan medis. Bahkan sudah disiapkan tujuh layanan didalamnya.

Layanan tersebut adalah layanan home visit dokter, layanan home visit perawat, layanan tindakan pemasangan infus, layanan tindakan penyuntikan obat, layanan tindakakan personal hygiene, layanan tindakan perawatan luka dan layanan pembelian dan pengantaran obat.

Ketujuh layanan ini kata dokter Nur adalah layanan yang sangat dibutuhkan para pejuang kanker khususnya. Sehingga disiapkan dan adapun tarifnya tidak terlalu besar dan bisa dilihat langsung di aplikasi usai mendownload dan registrasi.

Untuk registrasinya juga terbilang mudah, cukup mengisi nama, email dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Selanjutnya, pasien sudah bisa melihat jenis layanan berikut tarifnya namun belum bisa menikmati layanan sebelum deposit atau minimum payment minimal Rp 50 ribu.

"Rp 50 ribu tidak wajib kecuali kalau sudah ada orderan, ada minimum payment yaitu Rp 50 ribu itu. Ini langkah untuk mencegah ada yang bermain main seperti aplikasi gojek sebelumnya,"kata dokter Nur.

Namun sejak diperkenalkan beberapa hari yang lalu, dokter Nur sendiri telah melayani sejumlah pasien dan bahkan telah menggratiskan seluruh biaya.

"Jika kami telah melayani dan menilai pasien tidak mampu, maka kita akan mengembalikan minimum payment tersebut dan pasien di bebaskan dari biaya apapun,"tambah dokter Nur.

Hingga saat ini, aplikasi Homecare Nyeri Kanker dan Paliatif RS Unhas sudah di download 800 orang. Belum lagi banyak permintaan dari rumah sakit lainnya di berbagai daerah untuk meminta ijin menggunakan aplikasi serupa di rumah sakit.

"1 Januari 2019 kita launching tapi kalau permintaan teman dari rumah sakit lainnya itu sudah sangat banyak dan mereka minta ijin penggunaan,"tambah dokter Nur.(*)

Baca: Adi Arwan Harap Kursus Kepemiluan Menambah Wawasan Pemilih

Baca: Front Mahasiswa Nasional Gelar Aksi Depan Kampus UIM, Ini Tuntutannya

Baca: Korban Puting Beliung di Mandalle Pangkep Akhirnya Terima Bantuan

Baca: Adi Arwan Harap Kursus Kepemiluan Menambah Wawasan Pemilih

Baca: Transit di Bua, Caleg Hanura Palopo dan Relawan Jokowi Siapkan Penyambutan Khusus

Baca: Jelang Kedatangan Presiden Jokowi, TNI Polri Apel Gelar Pasukan di Bandara Lagaligo Bua

Silakan Subscribe Akun Resmi Youtube Tribun Timur untuk news video terkini:

Silakan Follow akun resmi instagram tribun timur untuk info terbaru:

Baca: Siapa Presiden Pengelola Utang Negara Terbaik? Begini Pandangan TKN Jokowi-Maruf Amin

Baca: Waspadai Cuaca Ekstrem Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Baca: BREAKING NEWS: Truk Kontainer Terguling Timpa Rumah Warga di Jl Poros Kabupaten Jeneponto

Baca: Kata Mutiara & Ucapan Selamat Hari Ibu 22 Desember yang Bikin Haru, Cocok Di-share di FB, IG, WA

Baca: 30 Kumpulan Ucapan Selamat Hari Ibu Bahasa Inggris dan Indonesia, Cocok untuk Facebook dan Instagram

Baca: Hotman Paris Tanya Andi Soraya Urusan Ranjang Setelah 4 Kali Nikah, Cek Responnya di Video Ini

Baca: VIDEO: YKI Cabang Sulsel Sosialisasi Bahaya Penyakit Kanker

Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved