Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Sebut TP2D Bakal Bubar, Jayadi Nas Pilih Bungkam

Siapa tim kecil itu? Nurdin mengatakan bahwa tim itu akan diambil dari TP2D sendiri, namun vorsi atau formasinya lebih kecil.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Sebut TP2D Bakal Bubar, Jayadi Nas Pilih Bungkam
tribun timur/saldi irawan
Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah memberikan keterangan kepada wartawan hasil lawatannya ke Jepang dari tanggal 12-17 Desember 2018 di Kantor Gubernur Sulsel, Jumat (21/12/2018). 

Laporan wartawan Tribun-Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan Prof HM Nurdin Abdullah mengumumkan jika Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Sulsel bakal dibubarkan tahun 2019.

Menurutnya rencana pembubaran ini karena tugas dari Tim yang dibentuk melalui SK Gubernur ini sudah selesai.

"2019 kita akan bubarkan, dan bentuk tim kecil," ujar Nurdin Abdullah Jumat (21/12/2018).

Baca: Ini Daftar 10 Judul Buku Terlaris di Gramedia Mal Ratu Indah Makassar

Baca: Koperasi PNUP Grand Opening Swalayan Polimart dalam Lingkungan Kampus, Harga? Lebih Murah

Siapa tim kecil itu? Nurdin mengatakan bahwa tim itu akan diambil dari TP2D sendiri, namun vorsi atau formasinya lebih kecil.

Menurutnya tugas tim kecil itu akan bekerja lebih secara teknis lagi, dan memberikan pertimbangan kepada Gubernur terkait program unggulan.

Ia menambahkan, TP2D yang awalnya hadir dengan nama tim transisi telah bekerja dan banyak memberikan sumbangsi kepada Pemprov Sulsel, khususnya dalam menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023.

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:

Follow juga akun instagram official kami:

Diketahui, TP2D ini sempat menjadi polemik dan jadi perbincangan dikalangan pejabat Pemprov Sulsel.

Pasalnya TP2D yang notabene pendatang baru di pemerintahan (Non Birokrat) banyak mengintervensi kerja kerja pejabat yang telah ada di Pemprov Sulsel.

Polemik ini pun menjadi perhatian DPRD Sulsel, hingga diadakannya rapat dengar pendapat atas SK Gubernur tentang TP2D.

Sementara itu, salah satu anggota TP2D Bidang Komunikasi Jayadi Nas memilih enggan berkomentar saat dikonfirmasi mengenai hal ini.

"Jangan mi lagi ke saya konfirmasi, yang lain saja," kata Jayadi. (*)

Penulis: Saldy
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved