Pembayaran Gaji Guru Tidak Tetap di Sulbar Belum Mendapat Kejelasan

Audience tersebut membahas terkait tuntutan pembayaran gaji Guru Tidak Tetap lima bulan terakhir, yang belum dibayarkan oleh Disdikbud Sulawesi Barat.

Pembayaran Gaji Guru Tidak Tetap di Sulbar Belum Mendapat Kejelasan
Nurhadi/TribunSulbar.com
Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Disdikbud Sulawesi Barat, H. Haluddin dan Ketua GTT Sulbar Asrar saat diwawancarai TribunSulbar.com, di kantor Disdikbud Sulbar, Kamis (20/12/2018) 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Audience antara Forum Guru Tidak Tetap (GTT) dan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Disdikbud  Sulawesi Barat, belum mendapat solusi.

Audience tersebut membahas terkait tuntutan pembayaran gaji Guru Tidak Tetap lima bulan terakhir, yang belum dibayarkan oleh Disdikbud Sulawesi Barat.

"Hari ini kami belum mendapat kesepakatan terkait pembayaran gaji lima bulan terakhir. Bagi kami pemerintah sudah sangat melanggar hukum. Karena sampai detik ini tidak ada kejelasan, SK lama mau dihanguskan dan diganti SK baru,"kata Ketua Forum GTT Sulawesi Barat, Asrar, kepada Tribun, di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar, Kamis (20/12/2018).

Baca: TRIBUNWIKI: Ini Fasilitas Presidential Suite Hotel Aston Makassar, Pernah Diinapi Prabowo

Baca: Tim Buser Polres Pangkep Tangkap Pelaku Jambret HP di Makassar

Baca: Lebih Enak Jadi Wakil Presiden SBY atau Jokowi? ini Jawaban Wapres Jusuf Kalla (JK)

"Intinya, kami akan terus mendesak agar dinas segera melakukan pembayaran gaji teman-teman GTT sebanyak 925 orang,"tambahnya.

Sementara Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Disdikbud Sulawesi Barat, H Haluddin, mengatakan, untuk sementara belum ada kesepakatan yang lahir dalam audiance tersebut.

"Nanti kami akan bicara langsung secara khusus dengan ketua Forum GTT terkait pencairan gaji GTT ini. Sementara waktunya sudah sangat mendesak, jika tidak dilakukan segera, pasti akan tertunda karena waktu sudah tinggal empat hari untuk mencairkan,"katanya.

Dikatakan, pihak Disdikbud Sulawesi Barat, akan tetap mengacu pada SK baru untuk membayarkan gaji GTT, karena tidak ada lagi waktu untuk merubah, sebab sudah mendesak.

"Jadi kenapa muncul SK baru, karena SK pertama itu hanya untuk membayarkan gaji 925 orang GTT di tiga kabupaten, yakni Mamuju, Majene dan Mamuju Tengah. Nah setelah muncul SK baru ini, gaji GTT di enam kabupaten sebanyak 4,139 orang semua akan dibayarkan,"ujarnya.

"Pertimbangan menerbitkan SK baru, agar GTT di enam kabupaten semua dapat dibayarkan, sehingga ada keadilan,"tuturnya menambahkan.

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

(*)
Penulis: Nurhadi
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved