Oktober, Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga Perbankan Sulsel Melandai

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) menggelar journalist update di Warung Koffie Batavia di Mal Phinisi Po

Oktober, Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga Perbankan Sulsel Melandai
muh Fadhly/ Tribun Timur
Suasana journalist update di Warunk Koffie Batavia di Mal Phinisi Point (PiPo) Jl Metro Tanjung Bunga Makassar, Rabu (19/12/2018). 

Makassar, Tribun - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) menggelar journalist update di Warung Koffie Batavia di Mal Phinisi Point (PiPo) Jl Metro Tanjung Bunga Makassar, Rabu (19/12/2018).

Hadir Kepala OJK RO 6 Sulampua Zulmi, Dirut Bank Perkreditan Rakyat Hasamitra I Nyoman Supartha, dan Kepala PT Jamkrida Sulsel Mulyan Pulubuhu.

Baca: VIDEO: Pelantikan 3 Eselon II dan 7 Eselon IV Pemkab Toraja Utara

Baca: 5 Fakta Amblesnya Jalan Gubeng di Surabaya, Penyebab Hingga Detik-detik Kejadian Mengerikan

Baca: Eksekusi Terdakwa Kasus Jamkesda Parepare Ditunda

Baca: VIDEO: Rapat paripurna pengesahan APBD 2019 DPRD Wajo

Baca: Direktur Marwan Istitute Soroti Perilaku Instansi Pemerintah Sulbar di Akhir Tahun

Baca: Kronologi & Penyebab SPBU Jl Abdullah Dg Sirua, Berawal dari Truk Pengangkut Pasir

Baca: Bawa Misi Kemanusiaan, Pelari Ultra Marathon Indonesia Tiba di Kota Mamuju

Baca: Pengusaha Pelayaran Ini Janjikan Bonus Buat Juara Media Cup Parepare

Baca: Polres Bulukumba Bekuk Kurir Sabu di Kajang

Baca: Bahar bin Smith Resmi Ditahan Polisi atas Kasus Penganiayaan 2 Anak, Ini 5 Faktanya

Dalam pemaparannya Zulmi menjelaskan, penyaluran kredit perbankan hingga Oktober 2018 tercatat tumbuh 5,59 persen year on year (yoy) menjadi Rp 118,25 triliun.

"Ini terdiri dari kredit modal kerja Rp44,86 triliun, kredit investasi Rp20,19 triliun, dan kredit konsumsi Rp53,19 triliun," katanya.

Berdasarkan sektor lapangan usaha, pertumbuhan kredit tertinggi ke sektor Perantara Keuangan tumbuh 40,30 persen yoy, sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 36,69 persen yoy, dan sektor Pertanian, perburuan dan Kehutanan 28 persen yoy.

"Adapun pada sektor bukan lapangan usaha, kredit untuk pemilikan rumah tinggal dan
kredit lainnya tumbuh tinggi masing-masing 13,63 persen yoy dan 27,90 persen yoy," katanya.

Adapun penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 5,89 persen dengan nominal Rp 93,67 triliun, terdiri dari giro Rp 13,91 triliun, tabungan Rp 49,71 triliun, dan deposito Rp 30,04 triliun.

"Secara umum, baik penyaluran kredit dan perhimpunan DPK tumbuh melandai. Artinya tetap tumbuh namun tidak signifikan," katanya.

Baca: Turnamen Media Cup I Parepare, Tuan Rumah Melenggang ke Final

Baca: Rocky Gerung Bahas Politik Global di Unibos

Baca: Rocky Gerung: Mahasiswa Kritis Bukan Api di Jalan Tapi Dipikiran

Baca: BREAKING NEWS: Minggu, Presiden Jokowi Dijadwalkan Hadiri Natal Oikumene di Tana Toraja

Baca: Video SPBU Jl Abdullah Dg Sirua Terbakar, Mobil Pemadam Kebakaran Tiba

Ini bisa dilihat dari pertumbuhan di tahun sebelumnya di mana pertumbuhan DPK di angka 6,10 persen dan pertumbuhan kredit di angka 9,03 persen.

"Kami target akhir 2018 nanti pertumbuhan DPK dan kredit di angka 6 persen," ujar Zulmi. (aly)

h.

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved