Ketua Senat Unsulbar Ungkap Alasan Pembatalan Pemilihan Rektor

Pemilihan Rektor Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) batal dilaksanakan, Rabu (19/12/2018).

Ketua Senat Unsulbar Ungkap Alasan Pembatalan Pemilihan Rektor
Edyatma
Suasana usai penundaan pemilihan Rektor Unsulbar di aula Sandeq Room Villa Bogor Leppe, Majene, Rabu (19/12/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Edyatma Jawi

TRIBUNMAJENE.COM, MAJENE -- Pemilihan Rektor Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) batal dilaksanakan, Rabu (19/12/2018).

Sedianya pemilihan melalui rapat senat tertutup akan dilangsungkan, Rabu pagi di aula Sandeq Room Hotel Villa Bogor, Leppe, Majene. Namun urung dilaksanakan.

Ketua Senat Unsulbar, Anwar Sulili menjelaskan, pembatalan atau penundaan itu merupakan keputusan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti). Mesristek Dikti mengirim surat ke pansel dan senat untuk menunda pelaksanaan pemilihan.

"Itu kemauan menteri, tiba-tiba tanggal 18 (Desember) tadi malam, jam 12 (Pukul 24.00 wita), itu ada surat lagi untuk membatalkan ini," terang Anwar Sulili usai rapat senat di aula Sandeq Room, Rabu siang.

Kata Anwar, rencana pelaksanaan pemilihan di Villa Bogor, Rabu (19/12/2018), juga atas petunjuk dari Menristek Dikti. Sebab sebelumnya, dikeluarkan surat tertanggal 17 Desember untuk melaksanakan pemilihan pada 19 Desember. Namun itu batal digulirkan lantaran keluar surat terbaru terkait pembatalan.

"Jadi menunda proses pemilihan rektor yang sedianya dilaksanakan, sampai ada pemberitahuan lebih lanjut," katanya.

Dijelaskan, surat pembatalan dari Menristek Dikti tidak menyebutkan waktu lain untuk pelaksanaan pemilihan. Sehingga senat melangsungkan rapat tertutup untuk membicarakan persoalan itu.

"Senat merasa perlu melakukan rapat senat tertutup khusus kejadian luar biasa, dalam rangka menyikapi penundaan ini," jelasnya.

Hasil rapat senat, akan dibentuk tim khusus untuk menghadap ke menteri. Tujuh perwakilan senat itu akan meminta klarifikasi terhadap penundaan pemilihan.

"Karena sampai sekarang masih misteri, kenapa bisa ditunda," ujarnya.

Tim senat akan berangkat ke Jakarta dalam waktu dekat. Ditargetkan Jumat nanti, perwakilan senat akan bertemu dengan Menristek Dikti.

"Mudah-mudahan hari Jumat ada waktu menteri, karena kita akan minta waktu menteri," pungkasnya. (*)

Penulis: edyatma jawi
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved