Tim Terpadu Pemkab Mamasa Gelar Sidak Jelang Natal

Untuk memastikan kenyamanan konsumen Pemerintah di Kabupaten Mamasa melakukan sidak. Jelang perayaan hari Natal, 25/12/2018.

Tim Terpadu Pemkab Mamasa Gelar Sidak Jelang Natal
Herson/ Tribun Timur
Tim Terpadu saat melakukan Sidak di pasar Mamasa 

Laporan Wartawan Herson Bonggkaraeng

TRIBUNMAMASA.COM, Mamasa - Untuk memastikan harga normal, Pemerintah di Kabupaten Mamasa melakukan Sidak jelang perayaan hari Natal, 25 Desember mendatang.

Tim terpadu ini melakukan sidak dengan menyisir pedagang ikan di sejumlah pasar di Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat.

Dalam tim ini melibatkan beberapa instansi dalam pemerintahan, diantaranya Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan, Dinas perdagangan, Kepolisian Resort Mamasa dan Satpol PP.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mamasa, Rezyn Pualillin saat ditemui Tribunmamasa.com, mengatakan kegiatan yang dilakukan untuk memastikan kenyamanan konsumen, dalam menyambut hari raya natal dan tahun baru 2019.

"Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang kami lakukan setiap menjelang hari raya besar. Khusus untuk Dinas Perikanan, kita lakukan rutin setiap bulannya dengan menyisir sejumlah pasar di Mamasa," kata Rezyn, Selasa 18/12/2018 siang tadi.

Rezyn menyebutkan untuk tahun ini, kegiatan yang dilakukan hanya sekali, namun pada tahun 2019 mendatang, akan dilakukan secara rutin setiap bulannya oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa.

Sementara bahan yang digunakan untuk memeriksa sampel ikan, yakni berupa formalin Kit atau alat uji cepat kualitatif keamanan pangan, untuk mendeteksi kandungan Pengawet Formalin.

Tim terpadu ini, memeriksa sedikitnya 30 sampel ikan, baik ikan basah maupun ikan kering, di dua titik pasar di Jl. Ahmad Yani, Kelurahan Mamasa, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa.

Dari hasil pemeriksaan sampel ikan yang dilakukan, tidak ditemukan adanya indikasi mengandung bahan pengawet.

Baca: Video: Satyalancana Karya Satya Buat ASN Bapenda

Baca: Mabuk Obat Batuk Jadi Tren Remaja Malili, Ini Kata Kadis Kesehatan Luwu Timur

Baca: Muslim Uighur di Xinjiang Tak Pernah Bebas Berislam

Baca: VIDEO: Harga Wortel dan Bawang Merah Naik di Pasar Karisa Jeneponto

Baca: Manajemen Olympic Group Makan malam Bersama Distributor

Baca: Ini jadwal Maulid Lompoa Turatea di Jeneponto

Baca: BREAKING NEWS: Hujan Deras Disertai Angin Kencang Landa Mamuju

Baca: Jelang Tahun Baru 2019, Harga Wortel dan Bawang Merah Naik di Pasar Karisa Jeneponto

Baca: Bupati Seto Gadhista Asapa Resmikan BI Corner Perpustakaan Sinjai

Baca: Satu Patung Pieta Tiba di Soppeng

"Hasil pemeriksaan sementara, dari sejumlah sampel yang kita periksa, tidak ada yang positif mengandung formalin, jadi semuanya negatif," katanya.

Kegiatan sidak ini disambut baik sejumlah konsumen, sebab untuk memastikan ikan yang dikonsumsi mengandung bahan pengawet yang berbahaya atau tidak, maka dianggap perlu dilakukan pemeriksaan.

"Selama ini kita hanya taunya beli ikan, kita tidak tau ikan yang kita konsumsi mengandung bahan berbahaya atau tidak, jadi saya sangat setuju kalau ada pemeriksaan seperti ini," ungkap Mariati, salah satu konsumen.

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

Penulis: herson bongga karaeng
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved