PSI Bakal Pidanakan Kasus Penghilangan Reklame Grace Natalie di Bantaeng

Saiful menambahkan DPP PSI sedang memasang reklame berisikan gambar Ketua Umum dan tokoh PSI.

PSI Bakal Pidanakan Kasus Penghilangan Reklame Grace Natalie di Bantaeng
Partai Solidaritas Indonesia
Baliho Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie di Bantaeng. 

 Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (DPP PSI) bakal memidanakan orang yang menghilangkan baliho Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie di Bantaeng.

Menurut, Andi Saiful Haq, Sekretaris Bapilu DPP PSI, baliho Grace hanya terpasang satu hari.

“DPP PSI memang memasang reklame di seluruh Indonesia, DPP PSI sudah berkonsultasi dengan Bawaslu dan KPU mengenai pemasangan tersebut agar tidak melanggar aturan mengenai Kampanye Pemilu," katanya, Minggu (16/12/2018).

Saiful menambahkan DPP PSI sedang memasang reklame berisikan gambar Ketua Umum dan tokoh PSI.

"Reklame ini tidak tergolong Alat Peraga Kampanye (APK), karena tidak mencantumkan nomor urut Partai, tidak ada visi misi dan ajakan untuk memilih PSI. Jadi tidak melanggar aturan Pemilu. Parpol lain seperti Golkar, PBB, PPP, Nasdem dll juga melakukan hal yang sama," katanya.

Mengenai reklame mereka yang hilang di Kota Bantaeng, Andi Saiful Haq menjelaskan akan segera mengambil tindakan hukum.

“Segera kami laporkan ke pihak kepolisian dalam hal ini Polda Sulawesi Selatan, karena reklame itu dipasang oleh Dewan Pimpinan Pusat. Saya sendiri sebagai Sekertaris Bapilu DPP PSI yang akan mewakili DPP PSI sebagai pelapor.

Kami akan adukan sebagai tindak pidana penghilangan dan pengrusakan properti pribadi dan publik, mengingat Parpol adalah badan hukum publik," katanya.

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved