Anggota Ipemi Dilatih Strategi Jitu Tambah Omzet ala Milenial

Sebanyak 50 anggota Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) Kota Makassar ditempa ilmu sederet pemateri andal pada workshop bertajuk Strategi Jitu

Anggota Ipemi Dilatih Strategi Jitu Tambah Omzet ala Milenial
muhammad fadhly/tribun timur
Foto dokumentasi Suasana workshop bertajuk Strategi Jitu Menambah Omzet Di Era Millenial, di Hotel Claro Jl AP Pettarani Makassar, Sabtu (15/12/2018). Pelatihan ini digelar Ipemi Makassar bekerjasama Pegadaian. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 50 anggota Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) Makassar ditempa ilmu sederet pemateri andal pada workshop bertajuk Strategi Jitu Menambah Omzet di Era Millenial, di Hotel Claro, Jl AP Pettarani Makassar, Sabtu (15/12/2018).

Bekerja sama dengan PT Pegadaian Makassar, Ipemi menghadirkan praktisi keuangan dari PT Pegadaian Samsul, praktisi digital marketing Akhi Rahman, dan influencer media sosial Priska Paramita Adnan.

Ketua Ipemi Makassar, Aerin Nizar sebagai moderator menilai, tren pasar kovensional sudah migrasi ke online. Sehingga pelaku usaha harus menyesuaikan tren konsumen.

Baca: Manajemen Hotel ibis Makassar City Center Gelar Solidarity Week, ini Tujuannya?

Baca: Sekretaris DPC Partai Demokrat Jakarta Pusat Minta Kader Demokrat Tahan Diri

Baca: Ada Diskon 20 + 20 Persen di Nail Mal Ratu Indah Makassar

Baca: Cara Melindungi Bitcoin dan Kripto dari Penipuan Ala Luno

Baca: SD Negeri Borong Makassar Gelar Even Makassar Childrens Culture Festival (MaCCa)

"Makanya para pengusaha perlu ditempa skill digital marketing. Ipemi Makassar menyadari itu sehingga mengharapkan anggota kami lebih jago berjualan online. Apalagi banyak anggota kami bergelut di usaha mikro kecil dan menengah (UMKM)," katanya.

Pertanyaannya, apakah mereka sudah melakukannya dengan benar?

"Melalui workshop ini, Ipemi Makassar melibatkan pemateri yang ahli di bidangnya. Semoga ini sesuai visi dan misi kami, menumbuhkan pengusaha baru dalam ukhuwah Islamiah," ujar Aerin.

Praktisi digital marketing, Akhi Rahman, mengungkapkan metode berjualan secara online sudah terbukti efektif dan efisien dalam konteks waktu, tempat, tenaga kerja, maupun modal. Tinggal bagaimana pelaku untuk kemudian lebih jeli memanfaatkan media.

"Untuk sekarang itu kan tiga raksasa sosial media dan mobile advertising, yakni Instagram, Facebook, dan WhatsApp. Ini yang harus diamankan dahulu. Mulai start dari sini. Jadi kalau ada yang berniat menggeluti digital marketing harus mencoba lewat sini. Perkuat di media sosial," ujar Akhi.

Akhi juga mengurai tips jitu berjualan online. Menurutnya, pelaku usaha dalam memasarkan produknya mesti membangun brand lebih dahulu. "Tidak hanya sekadar jualan, tetapi membangun brand. Kita memberikan informasi yang relevan dengan produk yang dijual. Bukan melulu tentang hard sell," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved