Warga Rantebuda Mamasa Kembali Menginap di Tenda

Warga Rantebuda, Marten (55), mengatakan gempa yang terjadi sekitar pukul 12.41 wita itu getarannya cukup keras.

Warga Rantebuda Mamasa Kembali Menginap  di Tenda
herson/tribunmamasa.com
Tenda pengungsi gempa di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mamasa. 

Laporan Wartawan Herson Bonggakaraeng

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Gempa berkekuatan 4,4 SR kembali mengguncang Kabupaten Mamasa, Sulbar, Kamis (13/12/2018) siang.

Warga Dusun Rantebuda, Desa Rambusaratu, Kecamatan Mamasa, pun berhamburan keluar rumah karena panik.

Warga Rantebuda, Marten (55), mengatakan gempa yang terjadi sekitar pukul 12.41 wita itu getarannya cukup keras.

Membuat dia dan keluarganya serta warga lain berlarian ke luar rumah.

"Untungnya saya tidak pernah membuka tenda yang terpasang di depan rumah. Memang kami belum mendapat informasi pasti kapan gempa berakhir," ujarnya, Jumat,14/12/2018 siang tadi.

Dengan masih adanya tenda di depan rumahnya, membuat Marten dan keluarga kembali menginap di tenda tersebut, malam ini.

Mereka takut masuk rumah karena khwatir gempa susulan kembali terjadi.

"Apa lagi saya punya cucu yang masih kecil, itu yang membuat saya tetap bertahan menginap di tenda. Saya masih takut bawa ke dalam rumah nanti tiba-tiba gempa lagi," ujar Marten kepada tribunmamasa.com, Jumat (14/12/18).

"Lagi pula rumah saya juga sudah rusak, jadi setelah gempa ya tetap di tenda untuk jaga-jaga," tambah Marten.

Dalam beberapa pekan terakhir, gempa selalu mengguncang Mamasa.

Tak sedikit warga yang mengungsi keluar Mamasa karena takut gempa besar.

Penulis: herson bongga karaeng
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved