Hingga September 2018, Investor Pasar Modal Tumbuh 61,36 Persen di Provinsi Sulsel

Ini terlihat dari peningkatan jumlah investor pasar modal hingga September 2018 yang naik signifikan.

Hingga September 2018, Investor Pasar Modal Tumbuh 61,36 Persen di Provinsi Sulsel
TRIBUN TIMUR/ SAKINAH SUDIN
Manajemen Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Makassar mengadakan kegiatan Gathering dan Buka Puasa Bersama Anggota Bursa dan Wartawan Pasar Modal, di Hotel Sahid Jaya Makassar, Selasa (5/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Literasi dan edukasi terkait pasar modal mulai berbuah manis. Pemahaman tentang pasar modal semakin meningkat di Sulsel.

Ini terlihat dari peningkatan jumlah investor pasar modal hingga September 2018 yang naik signifikan.

OJK Regional 6 Sulampua mencatat, jumlah investor pasar modal di Sulsel pada September 2018 mencapai 25.213 investor. Angka tersebut tumbuh signifikan yakni 61,36 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

Baca: BREAKING NEWS: Lokasi Sumur Air Panas yang Hebohkan Warga Makassar, Akhirnya Dipasangi Garis Polisi

Baca: Artis Kalah, Postingan Presiden Joko Widodo Paling Banyak Disukai di Instagram Sepanjang 2018

Adapun pertumbuhan sangat tinggi pada investor reksadana yakni tumbuh hingga 90,99 persen dengan 10.493 investor, disusul saham yang tumbuh 47,95 persen (yoy) dengan 12.284 investor.

Kemudian Surat Berharga Negara (SBN) yang tumbuh 33,26 pesen (yoy) dengan 2.436 investor.

Adapun nilai transaksi saham di Sulsel hingga September 2018 mencapai Rp 9,07 triliun, tumbuh 76,63 persen (yoy).

Kepala BEI Perwakilan Makassar, Fahmin Amirullah melihat, warga di Sulsel semakin paham dengan instrumen investasi pasar modal.

Ini sejalan dengan gencarnya edukasi dan sosialisasi yang dilaksanakan OJK bersama perusahaan sekuritas di berbagai segmen.

"Partisipasi teman-teman sekuritas dalam mengenalkan dan memasarkan saham yang inklusif. Tidak seperti dulu, hanya melayani deposit besar. Ini turut mempercepat minat masyarakat berinvestasi," kata Fahmin. (*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:

Follow juga akun instagram official kami:

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved