Gandeng Jaringan Demokrasi Indonesia, KPU Takalar Gelar Kursus Kepemiluan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Takalar melaksanakan kursus kepemiluan yang di Gedung PKK Takalar, Kamis (13/12/2018).

Gandeng Jaringan Demokrasi Indonesia, KPU Takalar Gelar Kursus Kepemiluan
KPU Takalar
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Takalar melaksanakan kursus kepemiluan yang di Gedung PKK Takalar, Kamis (13/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunSelayar.com, Nurwahidah

TRIBUNSELAYAR.COM, BENTENG -Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Takalar melaksanakan kursus kepemiluan yang di Gedung PKK Takalar, Kamis (13/12/2018).

Kegiatan tersebut diikuti 60 peserta yang tersebar di sembilan kecamatan se Kabupaten Takalar ini difasilitasi oleh Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Sulsel.

Menurut Anggota KPU Takalar, Alimuddin kursus kepemiluan tersebut bertujuan untuk menamkan pemahaman mengenai prinsip-prinsip Pemilu dan Demokrasi serta pemahaman teknis kepemiluan.

"Ada dua hal yang ingin kita capai dari kegiatan ini, yaitu menanamkan pemahaman mengenai aspek-aspek teknis kepemiluan dan juga menyiapkan calon penyelenggara ad hoc. Artinya setelah ikut kursus, peserta bisa menjadi anggota KPPS pada perhelatan Pemilu bulan April 2019" jelasnya.

Baca: Playmaker Wiljan Pluim Terpilih Pemain Terbaik Liga 1 2018 Versi Media Ini, Pengamat: Sangat Pantas!

Baca: Pendapat Ustadz Abdul Somad tentang Presiden Jokowi, UAS Juga Minta Ini ke Prabowo

Baca: Update Bursa Transfer: PSM Bidik Striker Eropa Label Timnas, Vitor Saba Dikaitkan dengan Persib

Baca: Promo Paket Data Telkomsel 25 GB Rp 75 Ribu Tak Boleh Dilewatkan, Begini Cara Belinya

Sementara itu, mantan komisioner KPU Selayar Masmulyadi menambahkan bahwa dari JaDI Sulawesi Selatan, dalam rangka kursus kepemiluan tersebut JaDI menjadi fasilitator dan narasumber untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam meningkatkan partisipasi publik melalui pelatihan, kursus dan workshop.

"JaDI merupakan jaringan aktivis Pemilu yang bekerja untuk meningkatkan kapasitas publik dalam ikut berpartisipasi pada penyelenggaraan Pemilu. Harapannya tentu melalui peran-peran dalam asistensi dan capacity building baik kepada KPU dan masyarakat diharapkan partisipasi publik dapat meningkat" ujar alumni UGM ini.

Baca: Sejarah Panjang Lahirnya UMS Rappang

Baca: BMKG Prediksi Belawa dan Maniangpajo di Wajo Berpotensi Diguyur Hujan

Baca: BPJS Kesehatan Karir - Lowongan Kerja Besar-besaran untuk Lulusan D3, D4/ S1, Daftar Online di Sini

Lebih dekat dengan tribun-timur.com di:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

Penulis: Nurwahidah
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved