Sekretaris Camat Tabulahan, Mamasa, Sulbar, Keluhkan Jaringan Seluler Tak Kunjung Ada di Wilayahnya

Di kecamatan yang memiliki 13 desa dan satu kelurahan tersebut, ternyata tidak terjangkau jaringan seluler.

Sekretaris Camat Tabulahan, Mamasa, Sulbar, Keluhkan Jaringan Seluler Tak Kunjung Ada di Wilayahnya
Sanovra JR/Tribun Timur
Base transceiver station (BTS) salah satu provider berdiri tegak di Pulau Barrang Caddi, sekitar tujuh mil dari pusat Kota Makassar, saat diabadikan Kamis (7/9). Menara telekomunikasi seluler tersebut tak hanya membantu komunikasi warga pulau ini tapi beberapa pulau lain di sekitarnya. 

Laporan Wartawan Herson Bonggakaraeng

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Jaringan seluler di era kekinian, merupakan salah satu alat kebutuhan hidup masyarakat sehari-hari.

Di Kabupaten Mamasa, beberapa daerah sudah dijangkau jaringan seluler. Namun tidak demikian dengan wilayah Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat.

Di kecamatan yang memiliki 13 desa dan satu kelurahan tersebut, ternyata tidak terjangkau jaringan seluler.

Baca: YBM PLN UP3 Makassar Selatan Gandeng Dompet Dhuafa Sulsel Gelar Peringatan Maulid

Baca: Gubernur Nurdin Abdullah Boyong 2 Bupati dan Wali Kota Palopo ke Jepang, Bahas 2 Hal ini?

Keluhan itu diungkapkan Sekretaris Camat Tabulahan Willem (48), kepada TribunMamasa.com, Kamis (13/12/2018).

Soal jaringan seluler, kata Willem, sebenarnya sudah pernah dijanjikan Pemerintah Daerah di Kabupaten Mamasa tapi sampai sekarang belum terealisasi.

“Saya tidak tahu masalahnya apa, perusahaan mungkin belum punya waktu atau bagaimana. Tapi penyampaian dari Pemerintah Daerah tidak akan lama lagi jadi kami menunggu," kata Willem Rabu (13/12/2018).

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:

Dulu sih, lanjut Willem, sebenarnya ada jaringan seluler dari operator XL, tapi sekarang sudah tidak ada.

Kecuali jaringan internet via satelit yang kemudian terhubung dengan wifi, jelas willem, baru ada di Kelurahan Lakahang depan Polsek. “Itu pun swadaya dari masyarakat,” jelasnya.

Baca: VIDEO: DPRD Bone dan Pemkab Sepakati APBD Bone 2019

Baca: Ternyata Timsus Polda Tak Dilengkapi Surat Penangkapan Saleh Dg Naba di Tamalanrea

“Saya berharap pemerintah memperhatikan hal itu, karena kita juga butuh jaringan komunikasi apa lagi jaringan internet. Supaya kalau mau kirim data atau komunikasi keluar mudah," jelas Willem.

Ditambahkan Willem, wilayah di Kecamatan Tabulahan itu sangat luas, belum lagi jumlah penduduk yang banyak.

Follow juga akun instagram official kami:

“Apa lagi mayoritas anak kami di sini sekolah di luar, belum lagi daerah ini rawan bencana. Jadi bagaimana mau komunikasi keluar kalau jaringan seluler saja tidak ada," ungkapnya kepada TribunMamasa.Com.

“Jadi kami sangat berharap supaya jaringan cepat ada, agar tidak capek lagi ke Keang yang jaraknya 3 km dari Lakahang hanya untuk cari jaringan,” pungkasnya. (*)

Penulis: herson bongga karaeng
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved