Robert Blak-Blakan Sebut Tahun Ini Musim Terberat Bagi PSM Makassar

Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts blak-blakan terkait situasi timnya selama musim kompetisi Liga 1 2018 ini.

Robert Blak-Blakan Sebut Tahun Ini Musim Terberat Bagi PSM Makassar
tribun timur/muhammad abdiwan
Chief Executive Officer (CEO) PT Persaudaraan Sepakbola Makassar (PT PSM), Munafri Arifuddin berbincang dengan Robert saat acara Farewell DInner di Novotel Grand Shayla, Makassar, Selasa (11/12/2018) malam 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts blak-blakan terkait situasi timnya selama musim kompetisi Liga 1 2018 ini.

Robert mengungkapkan jika musim ini merupakan musim tersulit baginya selama berkarir sebagai seorang pelatih.

"Saya bisa dengan mudah memberitahu anda ini adalah musim tersulit bagi saya," katanya saat ditemui, Selasa (12/12/2018).

Kondisi yang dimaksud pelatih asal Belanda itu tak terlepas dari situasi Politik kota Makassar.

Baca: Dua Anggota Polres Sinjai Dapat Penghargaan Sebagai Polisi Selebriti Award 2018

Baca: Partai Pengusung Belum Tahu Jadwal Kunjungan Sandiaga Uno di Soppeng

"Saya kira kita tidak perlu sembunyikan lagi musim ini jadi musim tersulit bagi PSM, karena Pak Appi ikut mencalonkan Wali Kota. Jadi secara garis besar kita memiliki masalah dalam keuangan,"ungkapnya.

Soal Politik dan sepakbola Robert mengaku jika hal itu hampir sama terjadi di mayoritas klub yang ada di Indonesia.

Namun, kondisi berbeda dialami oleh PSM. Robert mencontohkan nasib yang dialami oleh Sriwijaya FC berbanding terbalik dengan yan terjadi di PSM.

Baca: Berusia 27 Tahun, inilah Sosok Kepala Desa Termuda di Soppeng

Baca: Karyawan PLN Rayon Selayar Ini Sukanya Belanja Online Karena Murah

"Di awal musim Sriwijaya harusnya menjadi tim dengan kandidat juara. Tetapi krisis finansial itu menerpa dan kondisi sangat sulit. Namun hal sebaliknya terjadi di Makassar. Kita tetap diam dengan kondisi ini dan kita tetap mendukung Pak Appi di jalan yang ia pilih meskipun begitu kondisinya tim tetap memberikan hasil yang baik," papar Robert.

"Dan kita yang ada di ruang ganti ini (tim pelatih) dan staff bahu membahu keluar dari masalah ini. Hasilnya kita hampir juara," tutupnya.(*)

Penulis: Alfian
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved