Komisioner KPK Bakal Berkantor Bareng Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di Makassar

Rencananya 2019, Biro Umum akan mengakomodir ruang konsultasi KPK di Kantor Gubernur Sulsel.

Komisioner KPK Bakal Berkantor Bareng Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di Makassar
saldy/tribuntimur.com
Gubernur Sulawesi Selatan Prof HM Nurdin Abdullah, Wakil Walikota Makassar Syamsu Rizal MI menghadiri penyerahan bantuan armada Bus Rapid Transit (BRT) yang diadakan Kementerian Perhubungan RI, di Hotel Gammara, Jl Tanjung Bunga, kota Makassar, Kamis (6/12/2018). KPK bakal berkantor di kantor Gubernur 

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Sejumlah tim komisioner dari Komisi Pemberantasan Korupsi bakal berkantor di Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumohardjo Makassar.

Kepala Biro Umum Pemprov Sulsel, Muh Hatta sebagai pengelola gedung kantor dan rumah jabatan Provinsi Sulawesi Selatan menyebutkan bahwa para komisioner akan berkantor di kantor Gubernur Sulsel.

"Ruangannya itu rencananya kita buat di Loung kantor Gubernur, berdampingan dengan ruangan wartawan," katanya, via telepon, Rabu (12/12/2018).

Baca: Wabup Luwu Timur Tandatangani Hibah Daerah Penyediaan Pendanaan Bersama Kemenkeu

Baca: Rawan Kecelakaan! Hati-hati Melintas di Samping Jalan Tol Kelurahan Bira Makassar

Ruangan KPK ini tidak sekedar kantor perwakilan di Makassar, tapi juga sebagai tempat konsultasi, apakah masyarakat atau OPD yang ada di Pemprov Sulsel.

Rencananya 2019, Biro Umum akan mengakomodir ruang konsultasi KPK di Kantor Gubernur Sulsel.

Ia menjelaskan saat ini, KPK sudah membuka layanan kordinasi dan konsiktasi di Sulawesi Selatan. Hanya saja, masih door to door.

"Misal ada permintaan pendampingan di OPD seperti Dispenda. Maka pihak KPK akan banyak di Dispenda hingga pendampingan selesai, setelah itu berpindah lagi di kantor OPD lainnya jadi ya sesuai dengan permintaan pendampingan," ujarnya.

Sekedar diketahui, Lounge yang ada di Kantor Gubernur Sulsel masih tahap pembangunan.

Lounge berada di lantai satu gedung utama kantor yang dipimpin Prof Andalan (Prof Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman). (*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:

Follow juga akun instagram official kami:

Penulis: Saldy
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved