Sidang Terdakwa Kasus Pembakaran Rumah di Tinumbu, Diwarnai Histeris Keluarga Korban

"Bakar dia, hukum mati dia, percuma kalau hanya diperjara," teriak Keluarga Korban dari ruang pengunjung sambil menunjuk nunjuki para terdakwa.

Sidang Terdakwa Kasus Pembakaran Rumah di Tinumbu, Diwarnai Histeris Keluarga Korban
tribun timur/hasan basri
Sidang lanjutan kasus pembakaran rumah yang menewaskan enam warga Kelurahan Panampu, Kecamatan Tallo, di Pengadilan Negeri Makassar, Selasa (11/12/2018), 

Laporan Wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sidang lanjutan kasus pembakaran rumah yang menewaskan enam warga Kelurahan Panampu, Kecamatan Tallo, di Pengadilan Negeri Makassar, Selasa (11/12/2018), sempat diwarnai suasana tegang.

Hal ini terjadi karena keluarga korban berteriak dan menangis histeris di ruang pengunjung sidang utama Pengadilan. Itu terjadi beberapa saat setelah Ketua Majelis Hakim menutup sidang.

Di hadapan hakim yang dipimpin langsung Supriyadi selaku Ketua Majelis Hakim dan hakim anggota lainnya Heneng Pujadi dan Rusdiyanto Loleh, keluarga korban minta kedua pelaku dihukum seberat-beratnya.

Baca: VIDEO: Begini Lokasi Runtuhnya Tembok yang Tewaskan Bocah Kakak-Adik di Tamalate, Makassar

Baca: Begini Kondisi Murid SD Korban Tikam Usai Operasi! Ayahnya Cari Biaya Perawatan, Tak Ditanggung KIS

"Bakar dia, hukum mati dia, percuma kalau hanya diperjara," teriak Keluarga Korban dari ruang pengunjung sambil menunjuk nunjuki para terdakwa.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kedua terdakwa Ilham alias Ilho (23) dan Sulkifli Amir alias Ramma (22) langsung dibawa ke luar ruangan sidang dengan pengawalan ketat aparat Kepolisian jajaran Polretabes Makassar.

Saat sidang kedua terdakwa digelar, awalnya berjalan dengan aman dan tertib. Agendanya adalah mendengarkan keterangan saksi. Namun kemudian makin tegang setelah keluarga korban teriak-teriak histeris.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan tiga orang saksi yakni Jufri, Zainuddin dan Juniarti. Dalam keterangan saksi, mereka membenarkan adanya kebakaran, tetapi tidak mengetahui sumbernya dari mana. (*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:

Penulis: Hasan Basri
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved