Pelaksanaan ADD Garanta Viral di Medsos, Bupati Bulukumba Minta Inspektorat Turun Tangan

Screenshoot status facebook @Andi Mayor, sempat viral dan dibagikan di beberapa grup WhatsApp warga bulukumba, belum lama ini.

Pelaksanaan ADD Garanta Viral di Medsos, Bupati Bulukumba Minta Inspektorat Turun Tangan
facebook Andi Mayor
Salah satu foto unggahan Andi Mayor di facebook. 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Screenshoot status facebook @Andi Mayor, sempat viral dan dibagikan di beberapa grup WhatsApp warga bulukumba, belum lama ini.

Andi Mayor mengunggah beberapa foto dengan caption yang menjelaskan tentang adanya kejanggalan alokasi Anggaran Dana Desa (ADD) Garanta, di Kecamatan Ujung Loe.

"Tabe Puang.  ADD Garanta kec ujung loe 2017 RP 74 juta cuma di jadikan tontonan saja bagi masyarakat...ini kejadiannya kemarin,alat sumur bor disuruh saja simpang dilokasi dan sdh itu di bawa lagi pergi,,supaya tim periksa melihatnya dan percaya akan di lakukan bor ulang,,,ternyata semuanya.. BOHONG..Kami butuh pemerintah yg jujur dan bersih..
Colek Sekdes Garanta," tulis Andi Mayor, Jumat (7/12/2018), menandai akun facebook Bupati Bulukumba @Andi Sukri Sappewali.

Baca: Sandiaga Uno Bakal Kunjungi Soppeng

Baca: Thorig Husler Tegaskan Penindakan Korupsi Perlu Ditingkatkan di Luwu Timur

Baca: Avanza yang Terjun di Sungai Pute Maros Berhasil Dievakuasi

Baca: Daus Mini Nikah Lagi, Beginilah Kerjaan Baru Mantan Istri, 4 Foto-fotonya

Hal tersebut direspon baik oleh AM Sukri Sappewali. Bupati dua priode itu meminta Inspektorat Bulukumba untuk segera turun melakukan pemeriksaan terhadap pengalokasian ADD di Desa Garanta.

"Tolong Inspektorat turunkan tim untuk memeriksa masalah ini. Minta datanya dulu, kenapa ada sumur bor mahal begitu tidak berfungsi dan segera laporkan hasilnya," ujar AM Sukri, Senin (10/12/2018).

Bupati berlatarbelakang militer itu meminta masyarakat untuk melaporkan hal serupa atau yang terindikasi menyimpang.

"Kita sudah punya aplikasi yang menerima pengaduan atau penyampaian aspirasi secara online. Jadi jangan sungkan untuk melaporkan setiap hal yang menyimpang," tambahnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Inspektorat Bulukumba Andi Sri Asrianti, mengaku telah menurunkan tim untuk melakukan pengecekan proyek yang dianggap menyimpang tersebut.

"Kita sudah turunkan tim. Sementara melakukan penelusuran, kami masih tunggu hasilnya," ujar Andi Sri.

Inspektorat, lanjut Andi Sri, bakal melaksanakan perintah bupati untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap seluruh kegiatan yang dilakukan desa.

"Mudah-mudahan bisa secepatnya kita selesaikan karena ini menyangkut kepentingan masyarakat," harap Andi Sri. 

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved