Kuasa Hukum Korban Pembunuhan di Maros Minta Pelaku Dijerat Pasal Berlapis

Tim kuasa hukum keluarga korban pembunuhan Amir Nontji alias Daeng Kacong dibunuh di Maros, Syamsu Rizal meminta polisi agar menjerat pelaku

Kuasa Hukum Korban Pembunuhan di Maros Minta Pelaku Dijerat Pasal Berlapis
Syamsu Rizal
Tim kuasa hukum keluarga korban pembunuhan Amir Nontji alias Daeng Kacong dibunuh di Maros, Syamsu Rizal

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Tim kuasa hukum keluarga korban pembunuhan Amir Nontji alias Daeng Kacong dibunuh di Maros, Syamsu Rizal meminta polisi agar menjerat pelaku dengan pasal berlapis.

"Seharusnya ditambahkan juga pasal 340, bukan hanya pasal 351 ayat 3 dan pasal 338," kata Kuasa Hukum korban Syamsul Rijal kepada Tribun, Sabtu (08/12/2018) siang.

Menurut pria yang berkantor di Jl Sultan Alauddin Kompleks Graha Modern Jaya, penerapan pasal 340 itu pantas untuk dijeratkan kepada tersangka Rasyid alias Raside kerena terbukti melakukan pembunuhan secara berencana.

"Ada unsur perencanaan sebelum pembunuhan ini, jadi kami berharap pihak Kepolisian menambahkan pasal 340 untuk terdakwa," paparnya.

Selain itu, Syamsul juga meminta agar Kepolisian tidak berhenti pada satu pelaku. Ia menduga lelaku pembunuhan yang menewaskan Daeng lebih dari satu orang.

Sekedar diketahui kasus pembunuhan Amir Nontji berawal dari baku cekcok dengan kedua belapihak pada Minggu (2/12/2018) beberapa hari lalu.

Tidak lama kemudian, korban ditemukan meninggal dunia di pematang sawah miliknya. Korban didapat dengan posisi telungkup disertai luka tebasan pada bagian kepala, punggung dan leher yang nyaris putus.

Tidak lama setelah kejadian, barulah terduga pelau menyerahkan diri ke pihak Kepolisian Sektor Mandai, Maoros.

Terduga pelaku itu bernama Rasyid (46) yang tidak lain merupakan tetangga korban sendiri. (San)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved