Begini Cara Kejari Jeneponto Cegah Korupsi

Kejaksaan Negeri (Kejari) Jeneponto punya cara tersendiri dalam melakukan pencegahan korupsi di Jeneponto.

Begini Cara Kejari Jeneponto Cegah Korupsi
TRIBUN TIMUR/IKBAL NURKARIM
Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Jeneponto Muhammad Nasran 

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com, Ikbal Nurkarim

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Kejaksaan Negeri (Kejari) jeneponto punya cara tersendiri dalam melakukan pencegahan korupsi di jeneponto.

Yakni, dengan menggiatkan pendampingan Proyek-proyek Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) khusus dibidangintelijen.

"Kejari Jeneponto melalui badan intelijen melakukan pencegahan korupsi melalui pendampingan proyek-proyek TP4D," ungkap Muhammad Nasran keTribunJeneponto saat ditemui di kantornya Jl Sultan Hasanuddin, kelurahan Empoang, kecamatan Binamu, jeneponto Jumat (7/12/2018).

Baca: Tantang PSM Makassar, PSMS Medan Tanpa 3 Pemain Pilar

Baca: Lawan PSMS, Pelatih PSM Robert Alberts Siapkan Pengganti Hasyim Kipuw, Siapa Pemain Tersebut?

Baca: Penjualan Baru Dibuka, Tiket PSM Makassar vs PSMS Medan Nyaris Ludes

Pemberian pendampingan ini menurut Nasran cukup baik dalam mencegah korupsi dan pendampingan itu juga berjalan dengan baik.

"Kita kejaksaan negeri Jeneponto mengalami peningkatan yang cukup baik dibanding tahun kemarin 2017 hanya tiga instansi yang kita dampingi dan tahun 2018 ada 10 Instansi yang kita dampingi dan berjalan dengan baik," sambunya.

Sedangkan di bidan Pidana Khusus (Pidsus) Nasran mengatakan pemberian shock teraphy menjadi cara jitu dalam mencegah korupsi.

"Kalau dibidang (pidana khusus) pidsus kita melakukan shock therapy terkait tindak pidana korupsi dengan melakukan operasi tangkap tangan (OTT)," tuturnya.

"Tujuannya, agar menjadi pelajaran buat oknum-oknum untuk tidak melakukan tindak pidana korupsi," tutupnya.

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

A

Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved