VIDEO: Ratusan Perawat di Mamuju Sulbar, Unjuk Rasa di Kantor Bupati, Tuntut Hal Ini

Para perawat tergabungan dalam Gerakan Nasional Perawar Honorer Indonesia (GNPHI) berjumlah sekitar 500 orang.

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Ratusan perawat tenaga honor di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, berunjuk rasa, Kamis (6/12/2018).

Pantauan TribunSulbar.com, unjuk rasa tersebut digelar di Jl. Soekarno Hatta Mamuju, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju.

Para perawat tergabungan dalam Gerakan Nasional Perawat Honorer Indonesia (GNPHI) berjumlah sekitar 500 orang.

Baca: TRIBUNWIKI: Ayam Judes Hadir di Dua Outlet dengan Harga Mulai Rp 18 ribuan

Baca: Baca Buku di Dinas Perpustakaan Luwu Timur Semakin Nyaman, Ada Taman dan Kedai Ngopinya

Mereka bergerak menuju depan kantor Bupati Mamuju, Jl. Soekarno Hatta, melakukan orasi menggunakan mobil truk.

Pengunjuk rasa membentangkan kain putih bertuliskan aksi damai. Juga membawa kertas petisi bertuliskan tuntutan mereka.

"Profesi kami bukan kalang-kaleng, kerja perawat bukan main-main tapi gaji main-main, jangan anak tirikan perawat, perawat Indonesia bangga merawat bangsa, kami bukan budak perlakukan kami semestinya, stop diskriminasi perawar".

Mereka orasi secara bergantian, selanjutnya masuk ke dalam halaman kantor bupati untuk menemui Bupati Mamuju.

Orasi yang disampaikan Ketua GNPHI, mengatakan, hari ini mereka mogok kerja sampai waktu yang tidak ditentukan.

Mereka dari 23 instansi, terdiri dari 22 Puskesmas dan satu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Unjuk rasa tersebut dikawal ketat oleh puluhan aparat kepolisian dari Polres Mamuju. (*)

SIMAK VIDEONYA DI SINI

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:

Follow juga akun instagram official kami:

Penulis: Nurhadi
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved