Aktivitas Narapidana Korupsi di Lapas Klas 1 Makassar, Intip Fasilitasnya

Sebanyak 173 orang dari total 976 penghuni Lapas Klas I Makassar merupakan penghuni lapas yang tersangkut masalah kasus korupsi.

Aktivitas Narapidana Korupsi di Lapas Klas 1 Makassar, Intip Fasilitasnya
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Aktivitas warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Makassar di Masjid Dakwatul Ikhsan Lapas Klas I Makassar, Jl Sultan Alauddin, Makassar, Rabu (8/6/2016) 

TRIBUNTIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 173 orang dari total 976 penghuni Lapas Klas I Makassar merupakan penghuni lapas yang tersangkut masalah kasus korupsi.

Dimana, 46 berstatus tahanan dan 127 berstatus narapidana atau telah memiliki putusan pengadilan yanv berkekuatan hukum tetap.

Lalu apa saja aktivitas para narapidana kasus korupsi itu dalam menjalani hari-harinya di dalam Lapas Klas 1 Makassar?

Kabid Pembinaan Lapas Klas I Makassar, Sony, yang ditemui Jumat (7/12/2018) siang, mengungkapkan, aktivitas narapidana Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sama dengan narapidana lainnya.

"Umumnya mereka ikut pembinaan kegiatan keagamaan, jada mereka ikut salat berjamaah salat dhuhur, ashar, magrib, kemudian untuk salat isya mereka salat di blok masing-masing," kata Sony.

Aktivitas warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Makassar di Masjid Dakwatul Ikhsan Lapas Klas I Makassar, Jl Sultan Alauddin, Makassar, Rabu (8/6/2016)
Aktivitas warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Makassar di Masjid Dakwatul Ikhsan Lapas Klas I Makassar, Jl Sultan Alauddin, Makassar, Rabu (8/6/2016) (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR)

Selain pembinaan keagamaan, narapidana korupsi juga mengikuti kegiatan yang bertujuan menyehatkan fisik mereka.

"Kegiatan lain, mereka (narapidana korupsi) mereka berbaur dengan narapidana lain seperti olahraga di pagi hari, mereka yang masih sidang PK kita izinkan sidang, yang masih di blok paling membersihkan," ujarnya.

Sony, menjamin tidak ada perlakuan khusus bagi narapidana korupsi di lapas itu.

"Jadi mereka berbaur dengan narapidana lain, karena kita perlakukan sama, jadi kita upayakan mereka tidak ada perbedaan antara Tipikor dengan umum," jelasnya.

Narapidana dan tahanan korupsi menenpati 24 kamar yang dibagi dalam dua blok, dengan luas kamar 2 hingga 3×4 meter. Satu kamar saat ini diiisi 11 orang dari jumlah standar ideal per kamarnya lima orang.

Untuk fasilitas dalam kamar, satu kipas angin, satu telivisi kecil, dan satu toilet atau kamar mandi, dan kasur lipat.

"Kalau kasurnya sudah ada kita sediakan yang hitam, tapi boleh juga bawa kasur kecil yang dilipta itu sama tikar," jelasnya.

Sony menjamin tidak ada naripada yang menikmati fasilitas dinginnya Air Conditoner (AC) ataupun alat komunikasi telepon genggam, selama narapidana berada di dalam lapas.

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved