Terpilih Sebagai Sekretaris Tanfidziah NU Sulsel, Ini Kata Putra AGH Sanusi Boco

PB Nahdatul Ulama telah merilis struktur kepengurusan Pengurus Wilayah (PW) NU Provinsi Sulsel periode 2018-2023.

Terpilih Sebagai Sekretaris Tanfidziah NU Sulsel, Ini Kata Putra AGH Sanusi Boco
abdiwan/tribuntimur.com
Bendera Nahdlatul Ulama terpasang didepan gedung NU di jalan Perintis Kemerdekaan Makassar, Kamis (25/10). Nahdlatul Ulama (NU) Sulsel akan menggelar Konferensi Wilayah (Konferwil) sekaligus pemilihan ketua tanfidziyah di Auditorium KH Muhyidin Zain, Kampus Universitas Islam Makassar (UIM), Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Sabtu (27/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pengurus Besar (PB) Nahdatul Ulama (NU) telah merilis struktur kepengurusan Pengurus Wilayah (PW) NU Provinsi Sulsel periode 2018-2023.

Susunan kepengurusan NU Sulsel bernomor 296/A.II.04/11/2018 ditetapkan di Jakarta dan ditandatangani pada tanggal 22 Rabiul Awal 1440 H/30 November 2018.

Dalam struktur kepengurusan PWNU Sulsel itu, nama putra AGH Sanusi Baco, Dr Nur Taufik Sanusi MA, sebagai Sekretaris Tanfidziah PWNU Sulsel.

Baca: TRIBUNWIKI: Lokasi ATM Bank Sulselbar di Soppeng

Baca: Hari AIDS Sedunia, Deng Ical Ajak Seluruh Elemen Lebih Peduli

Baca: Mulan Jameela Akhirnya Blak-blakan Soal Skandal Ahmad Dhani, Ngaku Rasakan Ini

Menanggapi hal itu, Nur Taufik mengatakan bahwa pembentukan kepengurusan PWNU Sulsel adalah hasil rapat formatur.

"Itukan semuanya merupakan hasil rapat formatur, jadi tentu mereka memasukkan nama-nama penuh dengan pertimbangan," kata Taufik, Jumat (7/12/2018).

Taufik menambahkan bahwa menjadi pengurus tidak gampang karena itu adalah amanah. Sehingga kami berharap termasuk saya bisa mengembang amanah itu.

"Yang dimasukkan namanya dalam pengurus ini adalah amanah. Kita berharap amanah itu diembanlah sesuai tugas dan tanggungjawabnya masing-masing," tegas Taufik.

"Semoga kedepannya berjalan lancar. kita juga sudah rancang rapat musyawarah kerja setelah pelantikan. Jadi begitu sudah dilantik kita sudah punya agenda kerja," ujar Taufik.

Salah satu agenda kerja pengurus PWNU Sulsel, lanjut Taufik, adalah roadshow ke 24 daerah di Sulawesi Selatan. Termasuk, Lailatul Ijtima akan digilir ke setiap cabang dan tidak lagi berpusat di Kota Makassar, tapi dibagi percabang.

"Jadi bulan ini di cabang mana dan lain-lain. Ada juga program agenda baca kitab kuning, pokoknya Insyaallah. Kami juga sudah membentuk stering comite untuk membuat program itu," lanjut Taufik.

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

A

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved