Inovasi Karyawan Pertamina MOR VII Sampai ke Turki

Alhasil Global Competitiveness Report menaikkan ranking Indonesia dalam hal daya saing inovasi ke peringkat 36 dari 137 negara.

Inovasi Karyawan Pertamina MOR VII Sampai ke Turki
fadli/tribuntimur.com
Kineker Saliring Prabowo, Ahmad Fauzi dan Iwan Setiawan, inovator muda yang membawa nama Indonesia ke ajang internasional. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Indonesia terus berbenah mengejar ketertinggalan dalam bidang inovasi.

Tahun 2014 inovator-inovator anak negeri hanya telurkan 15 inovasi yang menjadi industri.

Jumlah ini meroket di 2017 menjadi 661 inovasi untuk industri.

Alhasil Global Competitiveness Report menaikkan ranking Indonesia dalam hal daya saing inovasi ke peringkat 36 dari 137 negara.

Kini, inovasi anak negeri bahkan mampu unjuk gigi di luar negeri. Adalah Kineker Saliring Prabowo, Ahmad Fauzi dan Iwan Setiawan, inovator muda yang membawa nama Indonesia ke ajang internasional.

Hasil inovasi mereka, Natural Oil Dispersant, menyabet penghargaan Gold Medal - Inventor’s Club Georgia Special Award dan Silver Medal pada ajang Istanbul International Invention Fair (ISIF 2018) di Istanbul, Turki pada 27-29 September lalu.

Ketiga inovator yang bekerja di Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII ini mencetuskan inovasi berupa pembuatan oil spill dispersant berbahan nabati.

Memanfaatkan limbah kulit jeruk nipis yang tersedia melimpah di kota Makassar, inovasi ini berhasil mengurangi biaya pengadaan oil spill dispersant.

Tak kalah penting, karena berbahan nabati maka oil spill dispersant rumusan mereka lebih ramah lingkungan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved