AKP Syamsuriansyah Jabat Kasat Reskrim Polres Mamuju

sebelumnya menjabat sebagai Kasat Narkoba Polres Mamuju, menggantikan AKP Jamaluddin yang digeser ke Polda Sulbar.

AKP Syamsuriansyah Jabat Kasat Reskrim Polres Mamuju
Nurhadi/TribunSulbar
AKP Syamsuriansyah

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - AKP Syamsuriansyah diangkat sebagai Kepala Satuan Reskrim Polres Mamuju.

AKP Syamsuriansyah yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Narkoba Polres Mamuju, menggantikan AKP Jamaluddin yang digeser ke Polda Sulbar.

Mutasi tersebut berdasarkan surat telegram Kapolda Sulbar, st/559/XII/KEP/2018.

Baca: Pemkab Sidrap Gelar Deklarasi Stop Perkawinan Anak

Baca: Tes SKB CPNS 2018, Ini Bocoran dan Jumlah Soal BKN, Perhatikan Hal Berikut Agar Lulus

Baca: Komisioner KPU Mamuju: DPT Kecamatan Kalukku Bertambah 1.600 Orang

"Hari ini Kasat Reskrim AKP Jamaluddin saya akan serah terimakan ke AKP Syamsuriahsyah. Kasat narkoba sementara dijabat oleh pejabat sementara Ipda Irsyad,"kata Kapolres Mamuju, AKBP Mohammad Rivai Arvan, Jumat (7/12/2018).

Kapolres mengatakan, pergantian pejabat atau jabatan dalam tubuh Polri, suatu sesuatu yang wajar dan merupakan dinamika organisasi.

"Alasan pergantian tentu bermacam-macam kriteria yang ditetapkan sehingga harus dilaksanakan mutasi. Ada yang bersifat promosi dan ada yang bersifat demosi, semua tergantung kebutuhan organisasi,"ujarnya.

Kata Arvan sapaan Kapolrsa Mamuju, AKP Jamal adalah salah satu perwira terbaik di Polres yang harus menerima mutasi demosi ke Polda untuk memenuhi serangkaian proses internal terkait dengan adanya aduan masyarakat.

"Jika mutasi ini dianggap cepat, justru sebenarnya Kapolda ingin menyampaikan bahwa Polri khususnya Polda Sulbar sangat tegas memberikan aksi dan respon cepat terhadap kinerja anggota Polri di lapangan, yang tidak profesional bekerja wajib diganti yang lebih baik,"katanya.

"Bapak Kapolda dan saya pribadi hanya ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat bahwa tidak pernah main-main didalam menjalankan organisaai Polri, siapapun yang bersalah atau melanggar aturan wajib menerima konsekwensi yang sudah digariskan dalam aturan internal Polri,"tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved