Warga di Huntara Petobo Palu Keluhkan Ketersediaan Air Bersih

Sebagian pengungsi sudah menempati Huntara Banua Petobo yang dibangun di Kelurahan Petobo, Palu Selatan.

Warga di Huntara Petobo Palu Keluhkan Ketersediaan Air Bersih
TRIBUN TIMUR/ABDUL HUMUL FAAIZ
Warga saat akan mengisi air untuk keperluan rumah tangga, Kamis (6/12/2018). Warga penghuni Huntara Banua Petobo mengeluhkan kurangnya ketersediaan air. (Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz). 

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUN-TIMUR, PALU - Hunian Sementara (Huntara) yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) hampiir rampung.

Rencananya hunian yang diperuntukan bagi korban bencana di Palu, Sigi dan Donggala Sulawesi Tengah itu akan dihuni secara bertahap pada bulan Desember 2018 ini.

Sebagian pengungsi, sudah menempati Huntara Banua Petobo yang dibangun di Kelurahan Petobo, Palu Selatan.

Akan tetapi, penyediaan air bersih belum memadai sehingga warga selalu mengeluhkannya. Air tersedia di tong penampungan masih terjadwal dua kali dalam seminggu.

Baca: Kementan Resmikan Agrowisata Durian di Kota Solok

Baca: Bupati Luwu Timur Minta Kades Data Warganya Tak Sekolah

Baca: Penasaran Nonton Ma Pasilaga Tedong di Toraja, Ini Jadwal Bulan Desember

Warga kesulitan khususnya bagi para ibu rumah tangga yang mengurusi keperluan keluarganya.

"Airnya susah, tidak lancar, tiga hari baru ada air lagi. Mudah-mudahan ada solusinya," kata salah satu penghuni Huntara, Ansaria, Kamis (6/12/2018).

Menurut Ansaria, air adalah salah satu kebutuhan utama khsusnya bagi masyarakat.

"Bukan tidak bersyukur, kami hanya berharap agar bisa dibantu pemenuhan air untuk kebutuhan sehari-hari," katanya berharap.

"Mudah-mudahan kalau sudah selesai semua ini huntara mungkin sudah tercukupi air di huntara," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: abdul humul faaiz
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved