SYL Sedih Atas Kasus Pembantaian Pekerja dan Anggota TNI di Papua

Mantan Gubernur Sulsel ini mengajak kepada masyarakat Indonesia untuk prihatin dan berduka.

SYL Sedih Atas Kasus Pembantaian Pekerja dan Anggota TNI di Papua
HASIM
Ketua DPRD Sulsel, M Roem menjamu Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo di Rumah Jabatan Ketua DPRD Sulsel, Jl SAM Ratulangi, Makassar, Sulsel, Minggu (8/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem, Syahrul Yasin Limpo sedih dengan kasus pembantaian 30 pekerja BUMN dan 1 anggota TNI di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, Minggu (2/12/2018).

Mantan Gubernur Sulsel ini mengajak kepada masyarakat Indonesia untuk prihatin dan berduka.

Tak hanya itu, Syahrul juga marah melihat kejadian yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

"Kami berharap aparat menanganinya secara maksimal," katanya.

Baca: Kementan Resmikan Agrowisata Durian di Kota Solok

Baca: Bupati Luwu Timur Minta Kades Data Warganya Tak Sekolah

Baca: Penasaran Nonton Ma Pasilaga Tedong di Toraja, Ini Jadwal Bulan Desember

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyebut, pelaku pembunuhan sejumlah pekerja pembangunan jalan di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Minggu (2/12/2018), merupakan kelompok pemberontak atau separatis.

Diduga, sebanyak 31 pekerja tewas.

"Kalau sudah nembak-nembak gitu ya, tidak ada kriminal nembak sebanyak itu," ujar Ryamizard di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/12/2018).

Selain itu, kata Ryamizard, kelompok bersenjata tersebut juga memiliki agenda politik, yakni memisahkan Papua dari Indonesia. 

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

A

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved