Polisi Gerebek Gudang Kosmetik Ilegal di Gowa

Satuan Reserse Narkoba Polres Gowa berhasil mengungkap usaha penjualan bahan kosmetik ilegal, di wilayah Gowa.

Polisi Gerebek Gudang Kosmetik Ilegal di Gowa
Polres Gowa
Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga (kedua dari kiri) meliris hasil penangkapan di Mapolres Gowa, Jalan Syamsuddin Tunru, Kamis (6/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ari Maryadi

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Satuan Reserse Narkoba Polres Gowa berhasil mengungkap usaha penjualan bahan kosmetik ilegal, di wilayah Gowa.

Personel Satres Narkoba Polres Gowa melakukan pengegrebekan gudang kosmetik di Perumahan Andi Tonro Permai Kel. Batangkaluku, Kec. Sombaopu, Kab. Gowa.

Dari hasil penggrebekan tersebut, polisi berhasil menemukan sejumlah barang kosmetik ilegal yang membahayakan kesehatan.

Baca: Hasil Liga Inggris & Cuplikan Gol MU-Arsenal Seri, Liverpool-Spurs Menang, Chelsea Tumbang

Baca: Hasil dan Klasemen Liga Inggris - MU Seri, Liverpool Belum Terkalahkan. Bagaimana Nasib Chelsea?

Baca: Klik Sscn.bkn.go.id - 6 Tips Lulus Tes SKB CPNS 2018 Kemenag & Berikut Link Pengumuman SKD Kemenag

Barang kosmetik yang kemudian disita tersebut yaitu cream gold sebanyak 236 pcs, cream putih 128 pcs, cream B 93 pcs, dan bahan baku cream sebanyak 2 gentong/ember.

“Kami juga berhasil mengamankan HSR (perempuan 26 tahun) selaku pemilik dan pengedar barang kosmetik tersebut,” kata Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga, saat merilis penggrebekan tersebut, Kamis (6/12/2018).

Shinto Silitonga melanjutkan, HSR telah memproduksi dan mengedarkan bahan kosmetik itu sejak tahun 2015, dengan sasaran lingkup wilayah Kabupaten Gowa.

Baca: TERBARU Klasemen Liga 1 2018 - 4 Tim Koleksi Poin Sama, Persaingan Ketat Papan Bawah, Siapa Terdepak

Baca: Foto-foto Gantengnya Faisal Nasimuddin, Anak Konglomerat Malaysia Benarkah Pacar Baru Luna Maya?

Baca: Kemenkeu Bakal Naikkan Gaji Kepala Daerah, Alasannya Berhubungan dengan Tindak Korupsi

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 197 jo pasal 106 ayat (1), pasal 196 jo pasal 98 ayat (2) dan (3), pasal 198 jo pasal 108 UU 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

Serta pasal 62 ayat (1) dan pasal 8 huruf a dan d UU no 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda sebesar 1,5 Milyar.(*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved