Liga 1 2018

Hilman Syah, Bintang Baru PSM dengan Kesederhanaan

Menjadi bintang baru publik sepakbola Makassar hingga nasional tak membuat kiper PSM Makassar, Hilman Syah (21) berpuas diri.

Hilman Syah, Bintang Baru PSM dengan Kesederhanaan
Wahyu Santoso
Kiper PSM, Hilman Syah 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Wahyu Susanto

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Menjadi bintang baru publik sepakbola Makassar hingga nasional tak membuat kiper PSM Makassar, Hilman Syah (21) berpuas diri.

Bahkan kehidupan yang dijalaninya setelah menjadi buah bibir, masih sama seperti dulu. Terbukti saat ditemui Tribun Timur di salah satu rumah Koss, di Jalan Mallengkeri III, RW 4, RT 3, Kelurahan Mangasa, Kecamatan Tamalate, Kamis (6/12/2018).

Kiper muda PSM kelahiran Desea Tanetea, Kecamatan Tamalatea, Kelurahan Bontotanngga, Kabupaten Jeneponto, Sulsel 25 Mei 1997 silam ini terlihat sangat sederhana.

Baca: Dimainkan Saat PSM Hadapi Bhayangkara FC, Hilman Tampil Memukau Lagi

Baca: TRIBUNWIKI: Hilman Syah, Kiprah Awalnya Bukanlah Seorang Penjaga Gawang, Tapi Berposisi?

Hilmansyah dibisik Robert Rene Albert
Hilmansyah dibisik Robert Rene Albert (Ocha Alim/tribun)

Hanya mengenakan baju kaos oblong dengan logo tim berjuluk Ayam Jantan dari Timur dengan celana pendek rata sampai kelutut. "Memang seperti ini, rumah kos ini punya keluarga," ujar Hilman Syah.

Namun sebenarnya, Hilman tak tinggal paten di tempat kos milik keluarganya itu. Melainkan hanya mampir dan bertemu dengan sanak keluarga.

Rumah Kiper PSM Makassar, Hilman Syah
Rumah Kiper PSM Makassar, Hilman Syah (Wahyu Susanto)

Ketika jadwal latihan belum menunjukkan waktunya, Hilman mengaku bisa leluasa kemana saja. Asalkan wajib mengikuti latihan dengan tepat waktu, dan ikut agenda tim lainnya.

"Rata-rata keluarga semua tinggal di sini. Tapi saya tidak tinggal di sini, saya tinggal di mes (Mes PSM). Biasalah kalau lagi lowong latihan, saya kesini untuk main sama sepupu. Mereka juga sangat menerima saya," ungkapnya.

Hilman Syah
Hilman Syah (instagram)

Hilman memang menjadi buah bibir dalam dua pekan terakhir. Penampilannya yang gemilang dalam dua laga tersebut atas Bali United dan Bhayangkara FC membuatnya dipuji orang banyak lantaran sukses menjaga gawangnya terhindar dari kebobolan.

"Alhamdulillah, saya bersyukur kalau banyak yang memuji. Tapi saya tidak mau berpuas diri. Saya hanya kiper biasa yang sedang berproses," pungkasnya.(*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

Penulis: Wahyu Susanto
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved