Pemkab Belum Tahu Jumlah Warga Toraja yang Menjadi Korban Pembunuhan KKB di Papua

Namun, pemkab belum mengetahui jumlah pasti warga Toraja dari seluruh korban yang tewas ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)

Pemkab Belum Tahu Jumlah Warga Toraja yang Menjadi Korban Pembunuhan KKB di Papua
Wakil Bupati Tana Toraja, Victor Datuan Batara.

Laporan Wartawan TribunToraja.com, Risnawati

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Pemerintah Kabupaten Tana Toraja sudah mendapat informasi bahwa beberapa dari 31 korban pembunuhan di Kabupaten Nduga, Papua, berasal dari Toraja.

Namun, pemkab belum mengetahui jumlah pasti warga Toraja dari seluruh korban yang tewas ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua pada Minggu (2/12/18).

Seluruh korban adalah pekerja PT Istaka Karya yang sedang membangun jembatan di atas Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua.

"Saya sudah kontak beberapa tokoh masyarakat Toraja yang ada di Papua, termasuk pejabat lingkup Polda Papua , tapi masih simpang siur soal jumlah korban yang meninggal," ujar Wakil Bupati Tana Toraja, Victor Datuan Batara saat dihubungi TribunToraja.com, Rabu (5/12/2018).

Lanjut Victor, termasuk juga nama-nama korban yang masih belum jelas dan berharap hari ini sudah ada kejelasan dari pihak TNI dan Polda Papua.

"Hari ini diperkirakan tim evakuasi sampai di TKP, itu menurut informasi saya terima," jelasnya.

Victor mengatakan, Pemkab Tana Toraja dan masyarakat mengutuk keras adanya pembunuhan yang sangat keji itu, dimana korban sebagian besar berasal dari Sulawesi Selatan, termasuk Toraja.

"Kami saat ini berdoa semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta penghiburan," ucap Victor.

Dikatakannya, Tokoh Masyarakat Toraja di Papua sudah siap mengurus jenazah korban jika sudah dievakuasi oleh aparat keamanan dan membawanya ke Makassar.

"Pemkab Tana Toraja akan menjemput jenazah para korban di Makassar," ujar mantan Kapolres Tana Toraja ini.

Penulis: Risnawati M
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved