Sudah Setahun Kasus Ketua Apdesi Sulsel 'Mangkrak' di Polres Bone

Ayu memenuhi panggilan terkait konfirmasi laporan dugaan adanya penyalahgunaan dana desa di Desa Mattirowalie, Kecamatan Bontocani

Sudah Setahun Kasus Ketua Apdesi Sulsel 'Mangkrak' di Polres Bone
justang/tribunbone.com
Kepala Desa Mattirowalie, Sri Rahayu Usmi

Laporan Wartawan TribunBone.com Justang Muh

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG TIMUR - Kasus yang diduga menyeret Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (Apdesi) Sulawei Selatan, Sri Rahayu Usmi masih bergulir di Polres Bone.

Kasus tersebut sempat mencuat usai Ayu, sapaan Sri Rahayu memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Polres Bone pada akhir November 2017 lalu atau kurang lebih setahun yang lalu.

Ayu memenuhi panggilan terkait konfirmasi laporan dugaan adanya penyalahgunaan dana desa di Desa Mattirowalie, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone tahun 2016.

Ayu diketahui menjabat sebagai Kepala Desa Mattirowalie saat itu.

Kapolres Bone, AKBP Muhammad Kadarislam Kasim yang dikonfirmasi terkait perkembangan kasus tersebut masih belum ada yang ditetapkan tersangka.

Ia menuturkan penetapan tersangka masih menunggu perhitungan kerugian negara.

"Belum ada ditetapkan tersangka, masih dilengkapi dulu berkasnya juga terkait perhitungan kerugian negara," kata Kapolres Bone AKBP Muhammad Kadarislam kepada tribunbone.com, Selasa (4/12/2018).

Penulis: Justang Muhammad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved