Serahkan Bantuan TKM, Wali Kota Palopo Mencak-mencak

Judas kemudian menginstruksikan kepada Kadisnaker untuk memperbaiki kinerjanya dan segera menyerahkan kekurangan bantuan untuk para wirausaha

Serahkan Bantuan TKM, Wali Kota Palopo Mencak-mencak
hamdan/tribunpalopo.com
Wali Kota Palopo, Judas Amir mencak-mencak saat menyerahkan bantuan pemerintah kepada tenaga kerja mandiri (TKM) Kelurahan, di Auditorium Saokotae Jl Veteran, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Selasa (4/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunPalopo.Com, Hamdan Seoharto.

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Wali Kota Palopo, Judas Amir mencak-mencak saat menyerahkan bantuan pemerintah kepada tenaga kerja mandiri (TKM) Kelurahan, di Auditorium Saokotae Jl Veteran, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Selasa (4/12/2018).

Hal itu lantaran barang yang akan dibagikan ke warga jumlahnya kurang, sehingga ada sebagian penerima bantuan tidak kebagian.

Judas kemudian menginstruksikan kepada Kadisnaker untuk memperbaiki kinerjanya dan segera menyerahkan kekurangan bantuan untuk para wirausaha itu.

Baca: TRIBUNWIKI: Bubur Ayam Mas Beril Hadir Sejak 2016, Harga Mulai Rp 11 ribuan

Baca: Harbolnas 2018 - 4 Diskon Gila-gilaan di Harbolnas Puncaknya 12 Desember Nanti, Cek Sekarang!

Baca: Harga TBS di Sulawesi Barat Turun Lagi

“Pesan saya, gunakan barang ini sebaik-baiknya. Jangan disalahgunakan, karena adalah upaya pemerintah dalam mensejahterakan rakyatnya,” pesan Judas Amir.

Usai penyerahan, ia mengatakan, belum ada pelanggaran, namun indikasi penerima bantuan fiktif ada.

Judas menegaskan, dirinya tak ingin ada masyarakat dirugikan. Sehingga semua bantuan harus tersalur dengan baik, dan dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Kadisnaker Palopo, Kodrat Rippi, mengatakan, kurangnya bantuan yang dibawa ke lokasi acara itu karena memang ada tiga orang calon penerima bantuan belum dibelikan barang.

“Tiga orang ini minta barang yang harganya di atas standar yang ditentukan. Sehingga alokasi anggaran yang ada tidak sesuai dengan harga barang yang diminta. Seperti peralatan sablon, maunya yang mahal, tapi alokasi anggaran tidak mencukupi,” jelasnya.

Kodrat mengatakan, jumlah penerima bantuan saat ini ada 60 wirausaha baru. Mereka berasal dari Kelurahan Mancani, Sabammparu, dan Ponjalae.

“20 penerima berasal dari Kelurahan Mancani, 20 dari Kelurahan Sabammparu, dan 20 dari Kelurahan Ponjalae,” jelasnya.

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

ii
Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved