Sengketa Tanah Marak di Gowa, Wabub Bagikan 800 Sertifikat

Wakil Bupati Gowa, Abdul Rauf Malaganni menyerahkan 800 sertifikat tanah kepada masyarakat Desa Julubori Kecamatan Pallangga,

Sengketa Tanah Marak di Gowa, Wabub Bagikan 800 Sertifikat
Humas Pemkab Gowa
Wakil Bupati Gowa, Abdul Rauf Malaganni menyerahkan 800 sertifikat tanah kepada masyarakat Desa Julubori Kecamatan Pallangga, Selasa (4/12/2018).  

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ari Maryadi

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Wakil Bupati Gowa, Abdul Rauf Malaganni menyerahkan 800 sertifikat tanah kepada masyarakat Desa Julubori Kecamatan Pallangga, Selasa (4/12/2018).

Menurut Abdul Rauf, penyerahan bertajuk Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) dilakukan lantaran maraknya kasus sengketa tanah di Kabupaten Gowa.

"Semoga kasus sengketa tanah di desa ini bisa diperkecil. Mohon masyarakat gunakan sebaik mungkin," kata Wabub yang akrap disapa Karaeng Kio ini.

Baca: Masih Banyak Warga Tak Tahu Soal Pengurusan Tanah, BPN Harap Tribun Timur Jadi Media Sosialisasi

Baca: Pakar Hukum Agraria dan Ketua DPRD Makassar Bicara Soal Mafia Tanah di Tribun Nongki

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Kantor Badan Pertanahan Kabupaten Gowa, Awaluddin.

Menurutnya, penyerahan sertifikat ini dikarenakan maraknya kasus sengketa tanah di Kecamatan Pallangga. Program PTSL ini diharapkan dapat mengurangi kasus sekengketa tanah ke depannya.

"Pemerintah Pusat menyiapkan 9000 PTSL tahun 2018 di dua kecamatan yakni Pallangga dan Bontomarannu," kata Awaluddin.

Baca: TRIBUNWIKI: Ini Menu Lain Selain Bubur Ayam di Warung Mas Beril

Baca: Kantor Desa Tellumpanuae Dibobol Maling

"Hari ini baru Desa Julubori sebanyak 800 sertifikat. Untuk daerah lain tunggu perintah Pak Jokowi," bebernya.

Adapun delapan desa/kelurahan tersebut yakni Kecamatan Pallangga di Desa Julobaori 1200, Desa Julukanayya 1000, Desa Toddottoa 1200, Desa Kampili 1000, Desa Bontoramba 1500.

Sedangkan Kecamatan Bontomarannu di Kelurahan Bontomanai 1300, Desa Pakkatto 300, Desa Sokkolia 500. Selain itu adapula untuk sektor pertanian dan UMKM sebanyak 1000 di Pallangga, Bontonompo, dan Bajeng.(*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved