Kronologi Penangkapan Begal Sadis di Gowa, dari CCTV Hingga Hadiah Tembakan

Sepanjang bulan November 2018 lalu, keduanya tercatat 11 kali melakukan aksi kriminal di jalanan. Ditambah satu pada bulan Oktober.

Kronologi Penangkapan Begal Sadis di Gowa, dari CCTV Hingga Hadiah Tembakan
ari maryadi/tribun
Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga bersama Kabag Humas AKP Mangatas Tambunan merilis penangkapan pelaku, di Mapolres Gowa, Selasa (4/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ari Maryadi

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Aksi begal yang sering dilakukan IM (23 tahun) dan RT (17) berakhir.

Keduanya berhasil ditangkap Tim Anti Bandit Polres Gowa di Kel. Pandang-pandang Kec. Somba Opu Kab. Gowa, Senin (3/12/2018) dini hari kemarin.

Sepanjang bulan November 2018 lalu, keduanya tercatat 11 kali melakukan aksi kriminal di jalanan. Ditambah satu pada bulan Oktober.

Kabag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan, mengatakan, polisi yang telah 6 kali menerima laporan mengenai aksi kejahatan keduanya, melakukan penyelidikan terhadap rekaman CCTV.

Setelah mengumpulkan informasi, polisi melakukan penyergapan terhadap sebuah rumah di Kel. Pandang-pandang Kec. Somba Opu Kab. Gowa dan berhasil menangkap kedua pelaku.

Polisi kemudian meminta pelaku untuk menunjukkan lokasi tkp, mencari barang bukti serta rekan komplotan pelaku. 

"Saat penunjukan TKP di Kelurahan Mawang Somba Opu, IM melawan petugas dan coba melahiran diri," terang Mangatas Tambunan, Selasa (4/12/2018).

Mangatas Tambunan, melanjutkan, polisi melakukan pengejaran dan memberikan tembakan peringatan ke udara. Namun pelaku tetap berlari tak menghiraukan peringatan petugas.

"Terpaksa kami melakukan tindakan tegas dan terukur. IM terjatuh dan menderita luka di kedua betisnya," terang Tambunan.

Sementara itu, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga mengungkapkan, aksi keduanya kerap meresahkan masyarakat lantaran tak segan-segan melukai korbannya.

"Mereka tak segan melukai jika ada perlawanan dari korbannya," kata Shinto saat merilis penangkapan pelaku, di Mapolres Gowa, Selasa (4/12/2018).

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa 2 bilah pisau panjang, badik, gurinda, ketapel serta anak busur ujung runcing bergerigi.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 365 Ayat (1), Ayat (2) Ke-2e KUHP Jo. Pasal 53 Ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman selama 12 tahun penjara.

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved