Ketua PHRI Dukung Rencana Pemkab Toraja Utara Beli Hotel Marante

Atas rencana itu Fraksi Nasdem DPRD Toraja Utara menolak pembelian aset hotel dengan alasan bangunan yang sudah berusia 25 tahun sehingga butuh banyak

Ketua PHRI Dukung Rencana Pemkab Toraja Utara Beli Hotel Marante
risnawati/tribuntoraja.com
Ketua PHRI Toraja Utara, Yohan Tangkesalu (tengah). 

Laporan Wartawan TribunToraja.com, Risnawati

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Pemerintah Kabupaten Toraja Utara berencana membeli Hotel Marante di Kecamatan Tondon.

Pemkab Toraja Utara mengalokasikan sekitar Rp 52 M dari APBD 2019 dan 2020. Di tahap pertama, APBD tahun 2019 dialokasikan Rp 26 M dan dialokasikan lagi di APBD 2020 sebesar Rp 26 M.

Atas rencana itu Fraksi Nasdem DPRD Toraja Utara menolak pembelian aset hotel dengan alasan bangunan yang sudah berusia 25 tahun sehingga butuh banyak biaya untuk merenovasinya.

Dimintai tanggapan oleh TribunToraja.com, Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Republik Indonesia (PHRI) Toraja Utara, Yohan Tangkesalu mendukung usulan Bupati Kalatiku akan membeli hotel yang diresmikan Presiden Soeharto 25 tahun silam.

"Ini wacana yang sangat baik, mengingat Hotel Marante salah satu dari tiga hotel berbintang empat yang pertama di Sulsel pada tahun 1990-an," tuturnya, Selasa (4/12/2018).

Menurutnya, dengan penghargaan saat itu menjadi hotel berbintang berarti kualitas dan fasilitasnya sudah sangat mumpuni dan menjadikan Toraja bangga, sehingga kunjungan wisatawan Eropa berkembang pesat.

"Rencana akan dibeli oleh Pemda Toraja Utara, ini rencana yang menurut saya baik, ada 78 persen wisatawan mancanegara disusul domestik yang datang di Toraja, mereka mendarat di Bandara Bua Palopo lalu perjalanan darat ke Toraja, bangunan pertama yang dilihatnya adalah Hotel Marante," ucap Yohan, yang juga Wakil Ketua DMO Toraja.

Dikatakannya, jika wisatawan mengetahui bangunan besar itu adalah hotel yang sudah jarang pengunjung dan mencari tahu atau mendengar dari para tour guide, artinya menjadi hal yang tidak baik bagi Toraja Utara sebagai daerah pariwisata terdepan.

"Jika Pemda benar mengakusisi fasilitas hingga properti untuk dibeli, itu bisa menjadi perubahan baik karena wisatawan bisa melihat kantor yang bentuknya menarik, pondasinya sangat bagus dan kamar bisa dijadikan kantor," tambahnya.

Yohan juga menjabat sebagai Ketua Badan Promosi Pariwisata (BPPD) mengatakan, sangat apresiasi rencana Pemda Toraja Utara dan semoga menjadi baik kedepannya serta segera diwujudkan.

"Saya sudah mendengar informasi pembelian hotel ini sekitar dua tahun terakhir tapi belum ada konkritnya, semoga saja benar terjadi," tutup Yohan.

Penulis: Risnawati M
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved