Aktivis Tagih Janji Bupati Tator Perbaiki Jalan di Mappak

Mantan Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Simbuang Mappak Makassar, Joni mempertanyakan janji Bupati Nicodemus yang akan membenahi infrastruktur

Aktivis Tagih Janji Bupati Tator Perbaiki Jalan di Mappak
Dokumentasi Joni dan Restu Tangaka.
Keadaan jalan di Kecamatan Mappak Kabupaten Tana Toraja dalam sebuah video yang dikirim Aktivis Pemuda Mahasiswa Simbuang Mappak Makassar, Joni. 

Laporan Wartawan TribunToraja.com, Risnawati

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Mantan Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Simbuang Mappak Makassar, Joni mempertanyakan janji Bupati Tana Toraja,  Nicodemus yang akan membenahi infrastruktur jalan di Kecamatan Mappak.

Dia menilai jika pemerintah saat ini sibuk mempersiapkan event besar di Makale dan lupa kondisi Mappak. 

Baca: Pelatih PSM Ungkap Punya Bukti Pengaturan Skor: Persija Jakarta Peluang Besar Juara Liga 1

Baca: Bangun Perpustakaan Baca, Pemkot Parepare Gelontorkan Rp 786 Juta

"Event besar yang diadakan di Makale, sama sekali tidak berdampak bagi masyarakat Mappak, karena Mappak saat ini masih berlumpur," ucap Andi, Selasa (4/12/2018).

Joni menjelaskan, pada Kunker tahun 2017 lalu Bupati Nicodemus menjanjikan Rp 15 Miliar masing-masing untuk Kecamatan Simbuang dan Mappak, namun pada penetapan APBD 2018, hanya Simbuang yang mendapat anggaran meskipun nilainya tidak sesuai yang dijanjikan.

Sedangkan, Kecamatan Mappak tidak mendapat anggaran, akibatnya aktivis mahasiswa kembali unjuk rasa di Kantor Bupati yang diterima oleh Wabup Tana Toraja, Victor Datuan Batara.

"Kami kembali dijanji dianggarkan di APBD perubahan, namun sayang waktu berlalu pembahasan APBD perubahan diketukkan palu lewat rapat paripurna dan Kecamatan Mappak mendapat kucuran dana Rp 1 Miliar pada APBD perubahan," jelasnya.

Sebulan berlanjut pasca penetapan, masyarakat Mappak menanyakan hal tersebut dan Dinas terkait belum pernah ke lokasi melakukan survei.

"Mahasiswa mendatangi Dinas PU menanyakan dana 1 Miliar tersebut dan kepastian pengerjaannya, namun Plt Kadis PU hanya mengatakan sedang diproses di bagian perencanaan," tambah Joni.

Kata Joni, sangat ironis dimana bidang perencanaan tidak pernah turun lapangan melihat kondisi medan tersebut sehingga menjadi pertanyaan mahasiswa bahwa, bagaimana bisa membuat perencanaan sedangkan lokasinya belum diketahui.

Halaman
12
Penulis: Risnawati M
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved