300 Pelajar Ikuti Deklarasi Anti Bullying di Gowa

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Gowa menghelat Workshop dan Deklarasi Anti Bullying di Baruga Pattingalloang

300 Pelajar Ikuti Deklarasi Anti Bullying di Gowa
TRIBUN TIMUR/ARI MARYADI
Siswa SD dan SMP mengikuti deklarasi Anti Bullying di Baruga Pattingalloang, Sungguminasa, Gowa, Selasa (4/12/2018) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ari Maryadi

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Gowa menghelat Workshop dan Deklarasi Anti Bullying di Baruga Pattingalloang, Sungguminasa, Gowa, Selasa (4/12/2018) pagi.

Kegiatan ini diikuti oleh 300 pelajar dan guru tingkat SD dan SMP, guru se-Kabupaten Gowa. Narasumber yang dihadirkan yaitu perwakilan Unicef Indonesia Dr Farida, serta psikolog UNM Eva Meizara Puspita Dewi.

Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Gowa, Kawaidah Alham menuturkan, kegiatan ini merupakan upaya melawan tindak kekerasan sejak usia dini di Kabupaten Gowa.

"Kita ingin menanamkan karakter yang baik untuk siswa. Ke depan tidak boleh lagi ada bullying di sekolah," kata Kawaidah Alham.

Baca: Unit Resmob Polres Tana Toraja Identifikasi TKP Pencurian di Toko Handphone Rantepao

Baca: Ekspor Sepeda Motor Yamaha Sudah Tembus 1,5 Juta Unit, Diapresiasi Jokowi

Baca: Mabuk Gorilla, Steven Tabrak Dansat Brimob Sulsel Ini Fakta-faktanya Bagaimana Nasib Steven?

Baca: Berikut Agenda Bupati Luwu Utara Sepanjang Hari Ini

Kawaidah menyebut, perlindungan dan kesejahteraan anak perlu mendapatkan perhatian khusus. Persoalan hak anak dinilai masih kerap terjadi. Bahkan diperkirakan cenderung meningkat seiring dengan meningkatnya masalah sosial seperti kemiskinan.

Sementara itu, Asisten 2 Kabupaten Gowa, Mappasomba menilai bullying memiliki dampak yang berbahaya. Korban dapat menjadi penyendiri, minta pindah sekolah, prestasi sekolah menurun, anak jadi gelisah dan depresi.

"Hingga menimbulkan gangguan mental. Bahkan hingga beberapa kasus anak sampai bunuh diri," kata Mappasomba.

"Anti bullying harus disosialisasikan. Kalau hari ini perlakuan yang diterima baik maka masa depannya juga akan baik," pungkasnya.

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

ii
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved