Bupati Bone Kunjungi Dusun Terjauh di Kecamatan Bontocani

Dusun yang berjarak sekitar 110 kilometer dari kota Watampone berbatasan langsung dengan kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Laporan Wartawan TribunBone.com Justang Muh

TRIBUNBONE.COM, BONTOCANI - Bupati Bone Dr A Fahsar M Padjalangi mengisi akhir pekan dengan mengunjungi dusun terjauh dan terpencil di bagian selatan kabupaten Bone, Sabtu - Minggu (1-2/11/2018).

Fahsar bersama sejumlah sahabatnya mengunjungi Dusun Bahonlangi, Desa Bontojai, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Dusun Bahonlangi merupakan titik nol atau dusun terjauh dan terpencil di wilayah selatan kabupaten Bone.

Dusun yang berjarak sekitar 110 kilometer dari kota Watampone berbatasan langsung dengan kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Turut hadir Kapolres Bone AKBP Muhammad Kadarislam, sejumlah pimpinan SKPD, Camat Bontocani A Akbar, Danramil Bontocani Kapt Inf Elo Renta, Kapolsek Bontocani Iptu Muh Nasir, Kepala Desa Bontojai A Alimuddin.

Bupati Bone A Fahsar M Padjalangi menceritakan perjalanan bersama rombongan penuh perjuangan dan sangat melelahkan bisa sampai di wilayah Bahonlangi.

Fahsar bersama rombongan mengendarai mobil off-road dan menginap dengan menggunakan tenda di Desa Bontojai.

Selanjutnya, untuk sampai di Dusun Baholangi, Fahsar bersama rombongan harus mengendarai motor trail lantaran medan jalan menanjak dan licin.

Kendati demikian, perjuangan untuk sampai di wilayah terjauh dan terpencil tersebut terbayarkan setelah disambut hangat dengan masyarakat.

"Dusun Bahonlangi, dusun ini adalah dusun terjauh bagian selatan kabupaten Bone yang berbatasan langsung dengan Gowa," kata A Fahsar M Padjalangi, Minggu (2/11/2019).

"Aantusias dan penyambutan masyarakat sangat luar biasa sampai kami terharu sehingga perjuangan sangat melelahkan kami bisa sampai di lokasi terbayarkan," tambahnya.

Kepala Desa Bontojai Alimuddin menuturkan Fahsar dan rombongan merupakan pejabat yang pertama datang ke wilayah terpencil Bahonlangi Bontojai.

Penulis: Justang Muhammad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved