Rencana Pembelian Hotel Marante Oleh Pemda Toraja Utara, 5 Fraksi Setuju, Nasdem Menolak

Pemda Toraja Utara berencana akan membeli Hotel Marante untuk digunakan sebagai kantor gabungan dinas.

Rencana Pembelian Hotel Marante Oleh Pemda Toraja Utara, 5 Fraksi Setuju, Nasdem Menolak - marante_hotel_1_toraja.jpg
dok_http://www.jotravelguide.com
Hotel_Marante_Toraja_di_Jl Poros Rantepao_Palopo
Rencana Pembelian Hotel Marante Oleh Pemda Toraja Utara, 5 Fraksi Setuju, Nasdem Menolak - rapat-paripurna-pemandangan-fraksi.jpg
Risna/Tribuntoraja.com
Rapat Paripurna pemandangan fraksi terhadap Ranperda APBD dan nota keuangan tahun anggaran 2019 pada rapat paripurna di Gedung DPRD Toraja Utara, Kecamatan Rantepao, Kamis (29/11/2018) malam

Laporan Wartawan TribunToraja.com, Risnawati

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Rencana Pemerintah Kabupaten Kabupaten Toraja Utara membeli bangunan Hotel Marante, mendapat respon dari Fraksi-fraksi di gedung DPRD Toraja Utara.

Hal tersebut disampaikan pada pemandangan fraksi terhadap Ranperda APBD dan nota keuangan tahun anggaran 2019 pada rapat paripurna kemarin, Kamis (29/11/2018) malam.

Pemda Toraja Utara berencana akan membeli Hotel Marante untuk digunakan sebagai kantor gabungan dinas.

Hotel Marante_Tana_Toraja1
Hotel Marante_Tana_Toraja1 (dok_http://www.jotravelguide.com)

Baca: Frisian Flag Bareng Lotte Mart Visit ke Ketua APJI Makassar, Ini yang Dibahas

Baca: DJ Seksi Natagien Siap Menggoyang Botol Musik Makassar

Baca: Kenalkan, Inilah Maruli Simanjuntak, Menantu Menko Luhut Diangkat Jadi Komandan Paspampres

Dari enam fraksi yakni Hanura, Nasdem, Demokrat, PDI Perjuangan, Golkar dan Gerindra, hanya Nasdem yang menolak rencana pembelian hotel Marante di Kecamatan Tondon.

"Dengan ini, fraksi Nasdem menolak pembelian Hotel Marante, yang sudah berumur 30 tahun itu," ujar Anggota DPRD Fraksi Nasdem, Andareas Sulle.

Dia menjelaskan, alasan menolak pembelian hotel marante sebab, bangunannya sudah tua, sehingga menurutnya cukup membutuhkan biaya besar jika akan melakukan renovasi kembali.

"Jikalau Pemda tetap membeli hotel Marante, kami usulkan agar dijadikan sebagai gedung DPRD Toraja Utara," ucap Andareas.

Menurut Andareas, masih banyak yang perlu diperhatikan Pemda Toraja Utara pada APBD 2019 yang dibahas yaitu gaji tenaga honorer yang tidak sesuai kesepakatan dan penangkatan SK, penyelesaian kantor bupati di Panga, jalan penghubung ke Kecamatan dan memperhatikan tender yang terlambat dikerjakan.

Baca: BNNK Tana Toraja Tangkap Pengedar Narkoba di Objek Wisata Marante

Menanggapi itu, Bupati Kalatiku menjelaskan bahwa, hotel Marante akan dilakukan uji konstruksi bangunan hotel dari tim Profesor kepercayaannya.

"Kantor Bupati tahun depan sudah selesai di Panga, kantor gabungan dinas direncanakan di Hotel Marante, Pemda sangat mematuhi hukum dan tidak ingin ada masalah maka ini saya apresiasi kepada fraksi yang memberi catatan kepada kami," terang Kalatiku. (*)

Penulis: Risnawati M
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved