Miris, Tak Ada Anggaran untuk Penanggulangan HIV dan AIDS di Sidrap

Jumlah Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kabupaten Sidrap tergolong tinggi. Tercatat ada 42 ODHA yang saat ini sementara dalam pengobatan.

Miris, Tak Ada Anggaran untuk Penanggulangan HIV dan AIDS di Sidrap
M Haris
Pengelola Program HIV dan AIDS Dinkes Sidrap, Sufriadi. 

Laporan Wartawan TribunSidrap.com, M Haris Syah

TRIBUNSIDRAP.COM, MARITENGNGAE -- Jumlah Orang Dengan HIV dan AIDS (ODHA) di Kabupaten Sidrap tergolong tinggi. Tercatat ada 42 ODHA yang saat ini sementara dalam pengobatan.

Sementara data dari Komisi Penganggulangan AIDS (KPA) Sidrap, sudah 86 orang meninggal dunia akibat HIV dan AIDS per 2006 sampai 2018.

"Sayangnya tidak ada anggaran khusus untuk penanggulangan HIV/AIDS pada APBD 2018 ini. Selama ini kita hanya ambil anggaran dari sumber lain seperti puskesmas," jelas Pengelola Program HIV/Aids Dinkes Sidrap, Sufriadi.

Meski dengan keterbatasan anggaran tersebut, Dinkes Sidrap tidak berdiam diri. Pihaknya rutin menggelar tes HIV dan AIDS untuk semua ibu hamil, serta tes berkala di kelompok beresiko.

Tes HIV dan AIDS bisa dilakukan secara gratis di 16 fasilitas kesehatan di Sidrap termasuk di RS Nene Mallomo dan RS Arifin Nu'mang.

Sementara itu pada APBD 2019, Dinkes memasukkan rencana anggaran Rp50 juta untuk penanggulangan HIV dan AIDS.

Namun anggaran tersebut juga terbilang kecil, sebab idealnya program penanggulangan HIV/AIDS membutuhkan Rp150 juta per tahun.

Kepala Dinas Kesehatan Sidrap Irwansyah mengaku belum mengetahui apakah anggaran tersebut disetujui atau tidak. "Saya belum tau, karena penetapannya baru dilakukan nanti (Jumat 30/11/2018, red)," ujarnya. (*)

Penulis: M haris syah
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved