Mesin Transplanter dari Dinas Pertanian Sidrap Dinilai Kurang Efektif, Ini Penyebabnya

Sejumlah petani menggunakan mesin transplanter bantuan dari Dinas Pertanian Sidrap untuk menanami sawah mereka.

Mesin Transplanter dari Dinas Pertanian Sidrap Dinilai Kurang Efektif, Ini Penyebabnya
M haris
Petani di Kabupaten Sidrap menggunakan Rice Transplanter untuk menanami sawah 

Laporan Wartawan TribunSidrap.com, M Haris Syah

TRIBUNSIDRAP.COM, MARITENGNGAE -- Musim tanam di Kabupaten Sidrap sudah dimulai. Sejumlah petani menggunakan mesin transplanter bantuan dari Dinas Pertanian Sidrap untuk menanami sawah mereka.

Meski para petani mengaku sangat terbantu dengan adanya mesin tanam otomatis seharga Rp75 juta tersebut, namun sejumlah masalah masih menjadi kendala sehingga pemanfaatan mesin itu kurang maksimal.

Pertama, pembuatan persemaian bibit belum dikuasai sepenuhnya oleh petani. Bibit padi yang ditanam menggunakan mesin ini, harus dibibit diatas talang khusus.

"Ini masih banyak petani yang anggap susah ini," kata salah satu petani, Kamaluddin, Jumat (30/11/2018).

Baca: 203 Instansi Segera Umumkan Instansi Hasil Tes SKD dan Peserta Tes SKB CPNS 2018, Pantau Link Ini

Baca: Cuaca Berawan di Selayar, Wilayah Perairan Aman

Baca: Danny Beri Penghargaan ke Pejuang Sanitasi di 15 Kecamatan di Makassar

Selain itu talang yang menyertai unit transplanter juga sangat kurang. Satu unit mesin transplanter, hanya disertai 150 lembar talang.

"Itu cuma cukup untuk sawah seluas 75-80 are. Sangat kurang, sementara jumlah petani dalam satu kelompok tani ada belasan orang," jelasnya.

Solusinya, petani berharap Dinas Pertanian menggelar pelatihan pembuatan pembibitan, serta menambah bantuan talang agar cukup digunakan para petani.

"Kalau bisa mesin transplanternya juga ditambah, karena sangat membantu petani,"harap Kamaluddin.

Dengan mesin transplanter, waktu tanam menjadi lebih cepat dan biaya lebih hemat. Produksi padi lebih tinggi karena jarak kepadatan tanaman bisa dimaksimalkan. Petani Sidrap sudah mulai menggunakan transplanter sejak tahun lalu. (*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

Penulis: M haris syah
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved