Polres Sidrap Berhasil Ringkus Pelaku Pembobolan ATM di BTN Arawa

Polisi mencatat 4x penarikan masing-masing 2 juta sebanyak 2x, Rp800 ribu dan Rp200 ribu.

Polres Sidrap Berhasil Ringkus Pelaku Pembobolan ATM di BTN Arawa
tribunsidrap.com/m haris syah
Korban kasus pembobolan kartu ATM, Ahmad Ukas menunjukkan bukti laporan polisinya. 

Laporan Wartawan TribunSidrap.com, M Haris Syah

TRIBUNSIDRAP.COM, MARITENGNGAE - Polres Sidrap melalui Satreskrim berhasil meringkus AF, terduga pelaku pembobolan anjungan tunai mandiri (ATM) salah satu bank swasta, Kamis (29/11/2018).

AF diringkus di rumahnya di BTN Arawa, Kamis petang, setelah polisi menelusuri jejak penarikan dan aliran dana transfer ATM korban.

"Rupanya AF ini semacan teknisi yang dipekerjakan rekanan BRI untuk menangani mesin ATM bermasalah," jelas Kasat Reskrim Polres Sidrap AKP Jufri Natsir saat ditemui TribunSidrap.com di Mapolres Sidrap.

Baca: Bocah 4 Tahun di Ponrangae Sidrap Tewas Tertabrak Truk

Baca: Penuh Kenangan, Begini Kondisi Rumah Masa Kecil SYL di Rappang Sidrap

AF diduga menggunakan ATM korban yang tertelan disalah satu toko retail di Jl.Soppeng, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, kemudian menarik sejumlah uang dari rekening ATM korban.

Polisi mencatat 4x penarikan masing-masing 2 juta sebanyak 2x, Rp800 ribu dan Rp200 ribu.

"Ini akan kita telusuri lagi bagaimana cara AF bisa menarik uang, apakah punya semacam PIN khusus atau bagaimana," jelas AKP Jufri Natsir.

Sebelumnya, korban yang bernama Ahmad Ukas melaporkan kasus pembobolan kartu ATM yang menimpa dirinya, Sabtu (24/11/2018).

"Mesin ATM itu tetiba error dan kartu saya tertelan. Akhirnya saya melapor ke kantor BRI namun karena hari Sabtu, saya diminta kembali pada hari Senin," urainya.

Dirinya tidak menyadari, pelaku telah mulai menarik isi ATM-nya. "Totalnya ada Rp5 juta yang ditarik, untung tidak dikuras habis," ujarnya.

Kasus itu kemudian dilaporkan ke Polres Sidrap dengan nomor TBL/646/XI/2018/SPKT/SSL/RES SIDRAP.

Kejadian pembobolan kartu ATM ini ternyata bukan kali pertama. Nasabah lainnya bernama Abdul Kadir di Desa Bulu Cenrana, Kecamatan Pitu Riawa malah terkuras hingga Rp96 juta.

"Ada juga yang terkuras Rp 40-an juta. Bersamaan saya laporkan kasusnya. Saya berterima kasih karena Polres Sidrap bekerja cepat mengungkapnya," tandas Ahmad mengakhiri. (*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:

Follow juga akun instagram official kami:

Penulis: M haris syah
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved