Enrekang Jadi Daerah Terbaik dalam Ketepatan Alokasi APBD Bidang Kesehatan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang berhasil mendapatkan penghargaan nasional.

Enrekang Jadi Daerah Terbaik dalam Ketepatan Alokasi APBD Bidang Kesehatan
Sutrisno
Plt Kepala Dinas Kesehatan, Sutrisno mewakili Bupati Enrekang, Muslimin Bando dalam menerima penghargaan tersebut pada malam penghargaan Indeks Kelola Kinerja dan Efektifitas Pengelolaan APBD. 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang berhasil mendapatkan penghargaan nasional.

Pemkab Enrekang mendapatkan penghargaan sebagai daerah terbaik untuk kategori ketepatan alokasi APBD Bidang Kesehatan kelompok II dalam Indeks Kelola, Kinerja dan Efektifitas Pengelolaan APBD 2018.

Pemkab Enrekang memperoleh nilai yang baik berdadarkan Indeks kelolah yaitu metode penilaian berdasarkan keberhasilan suatu daerah dalam mengelola APBD sehingga berdampak langsung pada masyarakat.

Metode indeks kelolah tersebut dirumuskan oleh sejumlah Ekonom Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gajah Mada (UGM).

Baca: Uang Tiket Dibawa Lari, Delegasi Budaya Luwu Timur Batal ke Sumbar

Baca: Peringati Hari Korpri, Hatta Apresiasi ASN yang Bertugas di Daerah Terpencil

Baca: Polisi Limpahkan Berkas P21 Pelaku Pembunuhan Sadis Bajeng ke Kejaksaan

Penghargaan diserahkan langsung oleh Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI, Drs Syafruddin di XXI Ballroom Djakarta Theatre, Jl HM Thamrin No 9, Jakarta Pusat, Rabu (28/11/2018) malam.

Plt Kepala Dinas Kesehatan, Sutrisno mewakili Bupati Enrekang, Muslimin Bando dalam menerima penghargaan tersebut pada malam penghargaan Indeks Kelola Kinerja dan Efektifitas Pengelolaan APBD.

"Alhamdulillah, Enrekang bisa masuk dan terpilih sebagai kabupaten terbaik untuk karegori pengelolaan ketepatan alokasi APBD bidang kesehatan," kata Plt Kadis Kesehatan Enrekang, Sutrisno dalam rilis yang diterima TribunEnrekang.com, Kamis (29/11/2018).

Baca: Bawaslu Sulsel Bakal Tindak APK Jokowi-Maruf di Tempat Terlarang

Baca: Irup Hari Korpri ke-47, Ini Pesan Bupati Luwu Utara

Baca: Garuda Indonesia Hadirkan Nuansa 80-an untuk Penerbangan di Akhir Tahun 2018

Sutrisno menjelaskan, penghargaan tersebut adalah sebuah kebanggan dan pretasi yang baik bagi dunia kesehatan di Bumi Massenrempulu.

Apalagi, sebanyak 518 kabupaten dan kota se-Indonesia yang ikut dalam penilaian dan disharing menjadi hanya 60 daerah.

Halaman
12
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved