Bandara Arung Palakka Bakal Perluas Runway, Pesawat ATR-72 Sudah Bisa Mendarat

Anggaran tersebut untuk pembebasan lahan perluasan runway (landasan pacu) dan jalan masuk Bandara Arung Palakka sekitar 6 hektare.

Bandara Arung Palakka Bakal Perluas Runway, Pesawat ATR-72 Sudah Bisa Mendarat
Justang/Tribunbone.com
Bandara Arung Palakka 

Laporan Wartawan TribunBone.com Justang Muh

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG BARAT- Pemerintah kabupaten Bone menyiapkan anggaran Rp 2 miliar untuk Bandar Udara(Bandara) Arung Palakka pada tahun 2019.

Anggaran tersebut untuk pembebasan lahan perluasan runway (landasan pacu) dan jalan masuk Bandara Arung Palakka sekitar 6 hektare.

Saat ini, runway Bandara Arung Palakka memiliki luas 1200 meter x 30 meter dan hanya cocok dilandasi maskapai perintis yang memuat paling banyak 12 orang.

Baca: Imbangi Tuan Rumah, Persidrap ke Semifinal LDN 2018

Baca: Reaksi Tak Terduga Via Vallen Dilempari Ponsel oleh Penonton Ketika Nyanyi Bareng Nella Kharisma

Baca: Pulau Karampuang Bakal Jadi Titik Start Pengembangan Wisata Bahari di Sulbar

Kepala Unit Penyelengara Bandara Arung Palakka Firman menuturkan dengan adanya perluasan runway Bandara Arung Palakka sudah bisa dilandasi pesawat yang lebih besar.

"Panjang landasan sekarang 1.200 x 30 meter, untuk memenuhi standar keselamatan pesawat lebih besar rencananya runway bakal diperluas menjadi 1.600 x 30 meter," kata Firman kepada tribunBone.com, Kamis (29/11/2018).

"1.600 M itu untuk pesawat sejenis ATR-72 sama yang dipake Wings Air, kapasitas penumpang kurang lebih 70 orang," kata Firman.

Firman menambahkan tidak ada pesawat perintis beroperasi di Bandara Arung Palakka pada tahun 2018.

"Untuk tahun 2018 tidak ada penerbangan perintis yang disubsidi pemerintah pusat, sehingga tidak ada beroperasi di Bone, tetapi Insya Allah 2019 ada lg dengan rute Bone-Kolaka pulang pergi,"tambahnya.

Bandara Arung Palakka yang sebelumnya bernama Bandara Mappalo Ulaweng mulai dibangun secara bertahap pada tahun 2007 dan baru beroperasi tahun 2013 dibawah satker Masamba.

Pada tahun 2015, Bandara Arung Palakka Bone sudah berdiri sendiri menjadi bandara kelas 3 dan berubah nama menjadi Bandara Arung palakka.

Adapun ruang tunggu Bandara Arung Palakka luasnya sekitar 620 m2 dengan kapasitasnya kurang lebih 100 orang. (*)

Penulis: Justang Muhammad
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved