Walubi Sulsel dan Kementerian Kominfo RI Adakan Bincang Digital Tangkal Hoax

Kegiatan nasional ini juga didukung oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar.

Walubi Sulsel dan Kementerian Kominfo RI Adakan Bincang Digital Tangkal Hoax
dok walubi sulsel
Foto bersama narasumber Pandita Gatot Sukarno Adi (ke-4 dari kiri) dan Prof Dr Gati Gayatri MA (ke-5 dari kiri) dalam talkshow dan literasi Bincang Digital (BiDig) Tangkal Hoax di Samalona Room, Swiss-belHotel Makassar pada Minggu (25/11/2018). 

Citizen Reporter

Miguel Dharmadjie ST CPS®
Penyuluh Agama Buddha Non PNS melaporkan dari Makassar

TRIBUN-TIMUR.COM - Yayasan Wali Umat Buddha Indonesia (Walubi) Sulsel bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Republik Indonesia mengadakan talkshow dan literasi sosial media bertajuk Bincang Digital (BiDig) Tangkal Hoax, Minggu (25/11/2018).

Kegiatan yang bertema “Ceria dan Pintar Bermedia Sosial, Tanpa Hoax dan Ujaran Kebencian” digelar di Samalona Room, Swiss-belHotel Makassar.

Tujuan kegiatan ini tak lagi untuk membekali kecerdasan dalam bermedia sosial bagi umat Buddha se-Sulawesi Selatan, khususnya generasi muda.

Baca: Walubi Sulsel Gelar Meditasi dan Doa Bersama di Benteng Rotterdam

Baca: Yayasan Walubi Sulsel Kirim Tim Medis Bantu Korban Gempa Lombok

Pelaksana kegiatan ini dari panitia pusat adalah Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Ditjen IKP) Kemkominfo RI dengan panitia daerah yang dibentuk Yayasan Walubi Sulsel yang berasal dari Majelis Nichiren Shoshu Buddha Dharma Indonesia (MNBSDI) Sulsel.

Kegiatan nasional ini juga didukung oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar.

Ketua Yayasan Walubi Sulsel Dr Ir Yonggris MM mengapresiasi kegiatan literasi sosial media ini dan berharap para peserta talkshow menjadi lebih sadar akan bahaya hoax, lebih berhati-hati untuk menyebarluaskan suatu informasi, mengetahui cara mengidentifikasi hoax dan dapat menyebarkan pengetahuan yang diperoleh ke umat vihara masing-masing.

Dirjen IKP Kemkominfo RI yang diwakili Prof Dr Gati Gayatri MA dalam sambutannya mengatakan literasi sosial media yang diadakan di 5 kota, termasuk Makassar merupakan realisasi kesepakatan majelis-majelis agama nasional dengan Kemkominfo pada tahun 2017 yang bertujuan meningkatkan literasi digital masyarakat, khususnya media sosial.

Melalui literasi ini diharapkan dapat memantapkan kesadaran dan komitmen untuk mewujudkan Kerukunan Umat Beragama demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Halaman
12
Penulis: CitizenReporter
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved