PBHI Minta Polda Sulsel Serius Tindak Perusak Lingkungan di Sungai Bila Sidrap

Andi Wawan meminta kepolisian serius menindak tegas oknum perusak lingkungan di aliran Sungai Bila, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap.

PBHI Minta Polda Sulsel Serius Tindak Perusak Lingkungan di Sungai Bila Sidrap
AMIR
Koordinator Tim Litigasi PBHI Sulsel, Andi Wawan. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Amiruddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Koordinator Tim Litigasi Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia (PBHI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Wawan meminta kepolisian serius menindak tegas oknum perusak lingkungan di aliran Sungai Bila, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap.

Hal tersebut disampaikan Andi Wawan, usai mendampingi warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Sungai Bila (AMPSB) memberikan keterangan di hadapan penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel.

"Saat ini pengaduan kami masih dalam tahap penyelidikan Ditreskrimsus Polda Sulsel. Makanya kami meminta kepolisian serius mengusut kasus ini, dan menindak tegas oknum perusak lingkungan di Sungai Bila," kata Andi Wawan, kepada tribuntimur.com, Rabu (28/11/2018).

Baca: Link Pengumuman Hasil SKD & Peserta SKB CPNS Kemenag 2018, Lihat Pula Bocoran Materi Tes SKB Kemenag

Baca: Tes Kepribadian: Cara Pegang Handphone Bisa Ungkap Sifat dan Karakter Sesungguhnya, Kamu yang Mana?

Baca: Hasil Liga Champion Hari Ini: Umpan Menawan Cristiano Ronaldo Antark Juventus ke Babak 16 Besar

Andi Wawan menambahkan, aktivitas tambang ilegal di aliran Sungai Bila sangat meresahkan warga sekitar.

Pasalnya, kata dia, lahan perkebunan warga sekitar sungai sudah mulai rusak. Begitupun dengan akses jalan, dan warga yang kesulitan memperoleh air bersih.

Sementara itu, Koordinator AMPSB, Andi Kengkeng menyebut masih ada pelaku tambang yang masih beroperasi di Sungai Bila, meski telah diminta berhenti beroperasi oleh Pemkab Sidrap.

"Sampai saat ini masih ada yang beroperasi, padahal sudah disegel oleh Pemkab Sidrap. Makanya kami meminta Polda Sulsel bertindak tegas dan menegakkan hukum lingkungan di Sungai Bila, agar pengrusakan lingkungan dapat dihentikan," tutur Andi Kengkeng.

Sekadar diketahui, Sungai Bila terletak di Desa Bila Riase, Kecamatan Pitu Riase, Sidrap.

Tepatnya sekitar 36 km, ke arah timur pusat kota Sidrap.

Di Sungai Bila terdapat bendungan, yang digunakan warga setempat untuk mengairi ribuan hektare sawah.(*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

Penulis: Amiruddin
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved