Pemilu 2019

Melanggar, Bawaslu dan Satpol PP Cabut Paksa Baliho Caleg di Maros

Bawaslu mencabut paksa tujuh lembar baliho yang berukuruan 6 x 10 meter yang tersebar di empat lokasi.

Melanggar, Bawaslu dan Satpol PP Cabut Paksa Baliho Caleg di Maros
Bawaslu Maros
Bawaslu bersama Satpol PP menertibkan baliho calon legislatif yang terpasang di Billboard depan eks pasar Sentral Maros. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Bawaslu bersama Satpol PP menertibkan baliho calon legislatif yang terpasang di Billboard sepanjang jalan Poros Maros-Pangkep, Rabu (28/11/2018).

Pada penertiban tesebut, Bawaslu mencabut paksa tujuh lembar baliho yang berukuruan 6 x 10 meter yang tersebar di empat lokasi.

"Yang kami tertibkan, alat peraga kampanye yang tidak sesuai dengan ukuran yang telah ditetapkan. APK itu terpasang di sepanjang jalan poros," kata Ketua Bawaslu Maros, Sufirman.

Berdasarkan PKPU 33 tahun 2018, ukuran APK maksimal di billboard itu hanya 4x8 meter.

Ukuran tersebut juga tertuang pada surat Ketua Bawaslu RI Nomor 1990/K.Bawaslu/PM.00.00/XI/2018. Surat Bawaslu, melarang pemasangan APK melebihi 4x6 meter.

"Baliho yang kami turunkan itu ukurannya rata-rata 6x10 meter. Jelas itu sudah menyalahi aturan," katanya.

Selain PKPU dan Surat dari Bawaslu, Maros juga memiliki Perda tentang ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat.

Perda tersebut menyebut, pemasangan atribut kampanye dilakukan sesuai dengan peraturan KPU.

"Maros juga punya Perda nomor 6 tahun 2015 tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Pada perda itu, disebutkan, penetapan dan pemasangan atribut kampanye harus sesuai dengan peraturan KPU," katanya.

Jika ada APK yang mengganggu etika dan estetika kota, maka Satpol PP harus segera menindak tegas, sesuai Perda.

Firman meminta kepada semua caleg, supaya mematuhi aturan yang berlaku, supaya proses Pemilu bisa berjalan aman dan lancar.

Penulis: Ansar
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved