Oktober 2018, Pelanggaran Lalu Lintas di Provinsi Sulbar Capai 1.005 Kasus

Dari 1.005 kasus pelanggaran lalulintas yang terjadi di Sulawesi Barat sepanjang Oktober 2018, tertinggi terjadi di Polman dengan 392 kasus.

Oktober 2018, Pelanggaran Lalu Lintas di Provinsi Sulbar Capai 1.005 Kasus
dok Kasat Lantas Polres Polman AKP Suhartono
Satlantas Polres Polman melakukan penindakan pelanggar lalulintas di dalam kota Polewali, Sulbar, Selasa (27/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum Polda Sulawesi Barat, sepanjang bulan Oktober 2018 capai 1.005 kasus.

Data tersebut dipaparkan oleh Kapolda Sulawesi Barat Brigjen Pol Baharudin Djafar, saat coffee morning bersama wartawan di kantin kantor Ditlantas, Jl. Ahmad Kirang, Mamuju, Selasa (27/11/2018).

Dari 1.005 kasus pelanggaran lalulintas yang terjadi di Sulawesi Barat sepanjang Oktober 2018, tertinggi terjadi di Polman dengan 392 kasus.

Baca: Polda Sulbar Kirim Tim Trauma Healing ke Mamasa

Baca: Sambut HUT ke-73 Brimob, Sat Brimob Polda Sulbar Gelar Fun Bike

Kemudian sebanyak 392 terjadi di Kabupaten Majene, 130 terjadi di Kabupaten Mamasa, dan 94 terjadi di Mamuju.

"Dari data ini, jika dibandingkan data bulan September, alami penurunan sebanyak 425 kasus atau 30 persen,"katanya.

Denda yang dihasilkan dari kasus pelanggaran lalulintas tersebut, mencapai Rp 71 Juta. Masing-masing di Mamuju Rp 11 Juta, Majene Rp 32 Juta, Polman Rp 21 Juta dan Mamasa Rp 5 Juta.

"Penurunan ini dikarenakan meningkatkannya kedisiplinan atau kesadaran masyarakat terhadap aturan lalulintas dan angkutan darat," ujarnya. (*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:

Follow juga akun instagram official kami:

Penulis: Nurhadi
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved